RAGAM
Pemerintah Berikan Diskon Tiket Pesawat untuk Libur Lebaran
AKTUALITAS.ID – Pemerintah memberikan diskon tiket pesawat domestik sebesar 17–18% untuk periode perjalanan 14–29 Maret 2026, sebagai upaya meringankan beban masyarakat saat libur Lebaran. Kebijakan ini mendapat apresiasi anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, yang menyebutnya sebagai angin segar di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
“Masyarakat bisa merencanakan perjalanan pulang kampung atau liburan Lebaran dengan lebih nyaman. Semua pihak akan menikmatinya,” ujar Hendry Munief, Senin (16/2/2026). Ia menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian, seperti Kementerian Pariwisata dan Kemenparekraf, untuk mempromosikan destinasi unggulan, serta dorongan kepada pelaku UMKM agar memberikan insentif bagi wisatawan.
Pemerintah menargetkan diskon tiket ini menjangkau 3,32 juta penumpang. Anggaran insentif transportasi Hari Besar Nasional Idulfitri 2026 mencapai Rp 911,16 miliar, bersumber dari APBN dan non-APBN. Selain pesawat, moda kereta api juga mendapat diskon 30% dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk 1,2 juta penumpang. Pembelian tiket dengan tarif diskon sudah dibuka sejak 10 Februari hingga 29 Maret 2026.
Program ini diharapkan mendorong pergerakan wisatawan, memulihkan ekonomi lokal, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di momen libur Lebaran. (Irawan/Mun)
-
POLITIK13/07/2026 17:17 WIBPengamat Mendukung Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi
-
NASIONAL13/07/2026 09:00 WIBPresiden Prabowo Suruh Warga yang Anggap Indonesia Suram untuk Pindah Negara
-
POLITIK13/07/2026 16:23 WIBSatu Tahun Putusan MK, 30 Wamen Masih Betah di Kursi Komisaris BUMN
-
NASIONAL13/07/2026 14:00 WIBMendagri Minta Pemda Percepat Verifikasi, Maruarar Perkuat Sinergi Agar Program Bedah Rumah Tepat Sasaran
-
NUSANTARA13/07/2026 07:30 WIBKisah Gadis 15 Tahun di Sampang Diperkosa Bergilir 4 Bulan
-
POLITIK13/07/2026 06:00 WIBMPR Belum Tutup Pintu Perubahan Konstitusi
-
EKBIS13/07/2026 09:30 WIBIHSG Mendadak Longsor ke Zona Merah Pagi Ini
-
DUNIA13/07/2026 08:00 WIBAmarah Militer AS Ratakan Situs Radar dan Pangkalan Udara Iran

















