RIAU
Mahasiswa UNRI Edukasi Diabetes, Warga Teluk Pambang Diajak Manfaatkan TOGA
AKTUALITAS.ID – yakit Diabetes Melitus sekaligus edukasi pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada masyarakat Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman warga mengenai pencegahan penyakit serta pemanfaatan tanaman obat sebagai pendukung kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Teluk Pambang tersebut merupakan lanjutan dari program edukasi TOGA yang sebelumnya telah dilakukan oleh tim Kukerta Berdampak UNRI. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Puskesmas Pambang sebagai upaya memperkuat pengetahuan masyarakat mengenai pola hidup sehat.
Sekretaris Desa Teluk Pambang, Mahardi, membuka kegiatan tersebut secara resmi. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan mahasiswa karena dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Mahardi, edukasi kesehatan seperti sosialisasi diabetes dan pemanfaatan tanaman obat dapat membantu warga meningkatkan kesadaran dalam menjaga kesehatan sehari-hari.
Ketua Kukerta Berdampak UNRI di Desa Teluk Pambang, Yahya Andreansyah, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar masyarakat tidak hanya mengenal berbagai jenis tanaman obat, tetapi juga memahami manfaat dan cara penggunaannya.
“Kami ingin masyarakat tidak sekadar mengenal nama tanamannya, tetapi juga paham bagaimana tanaman tersebut dapat membantu menjaga tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit, salah satunya diabetes,” ujar Yahya.
Dalam kegiatan tersebut, materi mengenai Diabetes Melitus disampaikan oleh dokter dari Puskesmas Pambang, dr. Andri Wijaya. Ia menjelaskan mengenai pengertian diabetes, faktor penyebab, gejala, hingga risiko komplikasi yang dapat terjadi apabila penyakit tersebut tidak mendapatkan perhatian.
Selain itu, dr. Andri juga menyampaikan pentingnya upaya pencegahan melalui penerapan pola makan sehat, aktivitas fisik secara rutin, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Materi berikutnya disampaikan oleh apt. Khairun Nisa, S.Farm. Ia memberikan pemahaman mengenai berbagai jenis tanaman obat yang dapat ditemukan di sekitar lingkungan rumah, cara pengolahan yang tepat, serta penggunaan TOGA secara bijak.
Dalam penyampaiannya, masyarakat diingatkan agar tanaman obat digunakan sebagai pendukung kesehatan dan tidak menggantikan pengobatan yang telah disarankan oleh tenaga medis.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur pemerintahan desa dan tokoh masyarakat, di antaranya Babinkamtibmas Teluk Pambang Aiptu M. Haris, Ketua BPD Rupiah, Direktur BUMDesa Gading Emas Muhammad Nazir, para kepala dusun, serta kelompok PKK Desa Teluk Pambang.
Antusiasme warga terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung. Masyarakat aktif menyampaikan pertanyaan mengenai masalah kesehatan serta cara merawat tanaman obat yang dapat ditanam di lingkungan rumah.
Menjelang akhir kegiatan, tim Kukerta Berdampak UNRI bersama para pemateri melihat langsung tanaman TOGA milik warga yang sebelumnya mengikuti perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar semakin mengenal dan membudidayakan tanaman obat keluarga.
Melalui kegiatan edukasi kesehatan tersebut, mahasiswa UNRI berharap kerja sama antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus berkembang untuk mendukung terciptanya masyarakat Desa Teluk Pambang yang sehat, mandiri, dan peduli terhadap kualitas hidup. (Apri)
-
NASIONAL12/08/2026 14:00 WIBMabes TNI Bantah Ambil Alih Keamanan
-
NUSANTARA12/08/2026 15:15 WIBTak Nikmati Keuntungan, Enam Terdakwa Kasus Tanjung Perak Minta Dibebaskan
-
NUSANTARA12/08/2026 08:30 WIBDana Desa Belum Beres, Massa Bakar Kantor Pemerintah
-
JABODETABEK12/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Polda Metro Jaya Buka 08.00–14.00
-
JABODETABEK12/08/2026 12:30 WIBPolisi Bekasi Tangkap Debt Collector Brutal
-
NASIONAL12/08/2026 13:00 WIBTanpa Sekat, KPU dan Wartawan Satu Arena
-
NUSANTARA12/08/2026 07:30 WIBPanik Diteriaki Korban, Maling Apes Terpental dan Tewas di Tempat
-
POLITIK12/08/2026 07:00 WIBWartawan Disemprot, Benny Harman Kini Minta Maaf

















