Connect with us

EKBIS

Rupiah Tertekan Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Ikuti Jejak

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Awal perdagangan Rabu (2/7/2025) diwarnai dengan kembali melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Data pembukaan pasar menunjukkan rupiah berada di level Rp 16.213 per dolar AS, terkikis tipis sebesar 0,08% dibandingkan penutupan hari sebelumnya di Rp 16.200.

Pergerakan minor rupiah ini ternyata sejalan dengan tren yang terjadi di pasar mata uang Asia secara keseluruhan. Mayoritas mata uang regional turut mengalami tekanan terhadap “the greenback” pada pagi ini.

Ringgit Malaysia mencatatkan pelemahan paling signifikan, terperosok hingga 0,41%. Menyusul di belakangnya, won Korea Selatan juga harus mengakui keunggulan dolar AS dengan penurunan sebesar 0,4%.

Sentimen negatif juga menghampiri mata uang utama Asia lainnya. Yen Jepang melemah 0,17%, baht Thailand terkoreksi 0,13%, dan dolar Taiwan tertekan 0,1%. Dolar Singapura dan peso Filipina pun tak luput dari pelemahan, masing-masing terdepresiasi sebesar 0,07% dan 0,04%. Bahkan, yuan China pun ikut bergerak sedikit melemah sebesar 0,00%.

Di tengah dominasi pelemahan, dolar Hongkong menjadi satu-satunya mata uang di kawasan Asia yang mampu bertahan dan mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,003% terhadap dolar AS hingga pukul 09.01 WIB.

Pelemahan tipis rupiah dan mayoritas mata uang Asia ini menjadi perhatian pelaku pasar di tengah berbagai dinamika ekonomi global dan regional yang terus bergerak. Investor akan mencermati lebih lanjut faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan nilai tukar, termasuk data-data ekonomi yang akan dirilis serta sentimen pasar global. (Yoke Firmansyah/Mun)

TRENDING