Connect with us

OASE

Malaikat Tak Punya Jenis Kelamin: Fakta atau Mitos?

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Pertanyaan tentang jenis kelamin para malaikat sudah lama menjadi perdebatan di kalangan ulama Islam. Apakah mereka laki-laki, perempuan, atau bahkan tidak memiliki jenis kelamin sama sekali? Topik yang terdengar sepele ini ternyata pernah menjadi polemik serius dalam sejarah pemikiran Islam.

Dalam Al-Qur’an Surat az-Zukhruf ayat 19, Allah SWT secara tegas menegaskan orang-orang musyrik Arab kala itu meyakini malaikat sebagai makhluk berjenis kelamin perempuan. Keyakinan ini bahkan membuat mereka menyebut malaikat sebagai putri-putri Allah.

“Allah SWT memberitakukan tentang mereka, mereka menjadikan para malaikat hamba Tuhan dari golongan perempuan, menobatkan mereka sebagai putri-putri Allah, lalu menyembah malaikat disandingkan dengan Allah, mereka telah melakukan kekeliruan yang besar,” tulis Ibnu Katsir dalam Tafsir al-Qur’an al-Adhim.

Namun, pandangan ini jelas bertentangan dengan keyakinan Islam yang benar. Menurut para ulama klasik, malaikat sebenarnya tidak memiliki jenis kelamin sama sekali.

Dalam kitab Rabi’ al-Abrar wa Nushush al-Akbar, karya al-Zamakhsyari, Said Ibn al-Musayyib menjelaskan dengan tegas: “Malaikat-malaikat ‘alaihimussalam tidak berjenis kelamin laki-laki dan tidak pula perempuan, tidak beranak pinak, tidak makan dan tidak minum.”

Pernyataan serupa juga disampaikan Ibnu Hajar dalam Fath al-Bari Syarh Shahih al-Bukhari: “Sesungguhnya malaikat itu tidak berjenis kelamin laki-laki juga perempuan.”

Ali al-Qari dalam Syarh al-Fiq al-Akbar menambahkan, “Mereka (malaikat) adalah hamba-hamba yang dimuliakan yang tidak mendahului-Nya dalam perkataan dan melakukan perintah-Nya, maksum dan tidak durhaka kepada Allah, serta disucikan dari sifat-sifat maskulinitas dan femininitas.”

Penjelasan ini penting untuk mengklarifikasi kesalahpahaman umum tentang sifat-sifat malaikat, yang sering kali dipengaruhi oleh budaya populer atau interpretasi yang tidak sesuai dengan tafsiran ulama klasik.

Dalam Islam, malaikat adalah makhluk spiritual yang sifatnya transenden terhadap konsep jenis kelamin manusia. Mereka diciptakan dengan tujuan khusus untuk menyembah dan melaksanakan perintah Allah SWT tanpa disertai sifat-sifat biologis yang dimiliki manusia.

“Pengetahuan ini tidak hanya penting secara akademis, tetapi juga membantu kita memahami batasan pemahaman manusia tentang makhluk ciptaan Allah,” ujar seorang ulama kontemporer.

Jadi, saat kita membayangkan malaikat dalam imajinasi, mungkin lebih tepat jika kita tidak memikirkan mereka sebagai laki-laki atau perempuan, melainkan sebagai makhluk spiritual yang sifatnya jauh di atas pemahaman manusia biasa tentang jenis kelamin. (Mun)

TRENDING