NASIONAL
Marwan Dasopang: BP Haji Berpeluang Besar Berubah Jadi Kementerian
AKTUALITAS.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, mengungkapkan Badan Penyelenggara (BP) Haji memiliki peluang besar untuk diubah menjadi Kementerian Haji. Wacana ini mengemuka seiring pembahasan revisi Undang-Undang (RUU) tentang Haji dan Umrah yang kini tengah dikebut oleh DPR.
Marwan menjelaskan, RUU ini menjadi prioritas karena ada desakan dari Arab Saudi. “Arab Saudi sudah mendesak agar Indonesia mengambil keputusan soal Arafah.
Nah sementara UU-nya tidak ada, ini Kementerian Agama menyodori usulan, BP Haji menyodori usulan, kan pusing nih Komisi VIII. Karena itu, kita harus selesaikan di Agustus ini,” tegas Marwan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Pemerintah sendiri telah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terkait RUU tersebut kepada DPR, menandakan kesiapan untuk memulai pembahasan.
Menurut Marwan, demi kelancaran diskusi, pihaknya bahkan sempat menggelar rapat secara tertutup untuk membahas beberapa alternatif solusi yang belum dapat disampaikan kepada publik.
Adanya kesamaan pandangan antara pemerintah dan DPR dalam mempercepat pembahasan RUU ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum yang lebih jelas dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Indonesia. (Ari Wibowo/Mun)
-
EKBIS11/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026 Turun Rp7.000 per Gram
-
POLITIK11/02/2026 09:00 WIBPengamat: Proposal Zulhas Cawapres Prabowo Bukan Harga Mati bagi PAN
-
POLITIK11/02/2026 10:00 WIBGerindra: Keputusan Cawapres Prabowo 2029 Tergantung Koalisi
-
EKBIS11/02/2026 10:30 WIBDolar AS Keok, Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Pesta Pora
-
JABODETABEK11/02/2026 08:30 WIBPolda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini
-
NASIONAL11/02/2026 11:00 WIBPelayanan Haji 2027, Kementerian Haji Minta Tambahan Anggaran Rp3,1 Triliun
-
EKBIS11/02/2026 09:30 WIBIHSG Melonjak Tembus 8.200, Saham Energi dan Teknologi Pimpin Penguatan
-
DUNIA11/02/2026 12:00 WIBWHO Konfirmasi Kematian Perempuan di Bangladesh Akibat Virus Nipah

















