EKBIS
Rupiah Menguat ke Rp16.929 per Dolar AS, Ini Prospeknya
AKTUALITAS.ID – Rupiah menunjukkan kinerja positif pada Kamis (22/1/2026) pagi dengan menguat ke level Rp16.915 per dolar AS. Mata uang Garuda ini menguat 21 poin atau 0,12 persen dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah ini sejalan dengan kondisi mata uang di kawasan Asia yang bervariasi. Yen Jepang melemah 0,03 persen, baht Thailand melemah 0,25 persen, yuan China menguat 0,04 persen, peso Filipina menguat 0,19 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,13 persen.
Sementara itu, dolar Singapura menguat 0,05 persen dan dolar Hong Kong relatif stagnan pada pembukaan perdagangan pagi ini. Mata uang utama negara maju juga mayoritas berada di zona hijau, dengan euro Eropa menguat 0,03 persen, poundsterling Inggris menguat 0,01 persen, dan franc Swiss melemah 0,01 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan bahwa penguatan rupiah ditopang oleh meredanya tensi AS-Eropa setelah Presiden Donald Trump menarik ancaman tarif. Namun, Lukman juga memperingatkan bahwa penguatan rupiah mungkin terbatas karena sentimen domestik masih lemah akibat kekhawatiran seputar independensi BI, defisit anggaran, dan prospek pemangkasan suku bunga oleh BI.
Untuk hari ini, Lukman memperkirakan bahwa rupiah akan bergerak di rentang Rp16.850 per dolar AS – Rp17.000 per dolar AS. (Firmansyah/Mun)
-
JABODETABEK14/03/2026 10:30 WIBDishub DKI Hentikan CFD Jakarta saat Libur Lebaran
-
NASIONAL14/03/2026 07:00 WIBKader PKB Syamsul Auliya Ditangkap KPK dalam OTT Proyek Pemkab Cilacap
-
DUNIA14/03/2026 08:00 WIBPentagon Sebut Mojtaba Khamenei Terluka Usai Jadi Pemimpin Iran
-
NASIONAL14/03/2026 14:00 WIBMenag: Umat Islam Dua Kali Rugi Jika Boikot Produk Pro-Israel
-
DUNIA14/03/2026 12:00 WIBCENTCOM Pastikan 6 Awak KC-135 Tewas dalam Kecelakaan
-
NASIONAL14/03/2026 13:00 WIBAhmad Sahroni: Polisi Harus Transparan soal Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
-
NASIONAL14/03/2026 09:00 WIBPRIMA Kecam Keras Dugaan Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
-
NUSANTARA14/03/2026 08:30 WIBBMKG: Eks-Siklon Nuri Picu Potensi Hujan Lebat di Indonesia

















