DUNIA
Trump Dituduh Ciptakan PBB Baru dan Jadi Pemilik Tunggal
AKTUAKITAS.ID – Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya menciptakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru dan menjadi pemilik tunggalnya.
“Presiden Trump mengusulkan untuk menciptakan PBB baru dan dia menjadi pemilik tunggal PBB itu,” ujar Lula dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Gerakan Pekerja Pedesaan Tak Bertanah (Landless Rural Workers Movement) di Negara Bagian Bahia, Brasil timur laut, Jumat (23/1/2026) waktu setempat.
Lula menuturkan dunia sedang menghadapi momen politik yang “sangat kritis”, dengan multilateralisme disingkirkan demi unilateralisme, seraya menambahkan bahwa “siapa yang terkuat” semakin membentuk hubungan internasional dan Piagam PBB sedang “dikoyak”.
Lula mengatakan dia mengintensifkan kontak diplomatik dalam beberapa pekan terakhir untuk membantu membangun respons internasional guna memperkuat multilateralisme, seraya menyebutkan pembicaraan dengan pemimpin Rusia, China, India, Hongaria, dan Meksiko.
Menurut Lula, tujuannya adalah untuk menjajaki kemungkinan digelarnya pertemuan internasional guna menegaskan kembali komitmen terhadap multilateralisme dan mencegah “kekuatan senjata dan intoleransi dari negara mana pun di dunia” untuk menang.
(Purnomo/goeh)
-
POLITIK27/01/2026 17:30 WIB9 Nama Disetujui Jadi Anggota Ombudsman 2026-2031, Dalam Rapat Paripurna DPR RI
-
POLITIK28/01/2026 11:00 WIBDPP Prima: Ambang Batas 0 Persen Wujud Nyata Demokrasi Pancasila
-
NUSANTARA27/01/2026 18:30 WIBPenyeludupan 70 Ton Daging Beku dari Singapura Berhasil Digagalkan
-
RAGAM27/01/2026 19:00 WIBTom Cruise Kembali ke AS Usai Beberapa Tahun Tinggal di Inggris
-
NASIONAL27/01/2026 18:00 WIBAwas! Jangan Coba-coba Konsumsi Gas Tertawa “Whip Pink”
-
EKBIS28/01/2026 09:30 WIBIHSG Jatuh 6,8% Setelah MSCI Bekukan Kenaikan Bobot Saham Indonesia
-
JABODETABEK27/01/2026 20:00 WIBPeredaran 27 Kg Sabu dan 5.000 Happy Five Berhasil Diungkap
-
RIAU27/01/2026 20:17 WIBPolda Riau Bangun dan Renovasi 26 Jembatan untuk Keselamatan dan Akses Pendidikan

















