DUNIA
Trump Dituduh Ciptakan PBB Baru dan Jadi Pemilik Tunggal
AKTUAKITAS.ID – Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya menciptakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru dan menjadi pemilik tunggalnya.
“Presiden Trump mengusulkan untuk menciptakan PBB baru dan dia menjadi pemilik tunggal PBB itu,” ujar Lula dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Gerakan Pekerja Pedesaan Tak Bertanah (Landless Rural Workers Movement) di Negara Bagian Bahia, Brasil timur laut, Jumat (23/1/2026) waktu setempat.
Lula menuturkan dunia sedang menghadapi momen politik yang “sangat kritis”, dengan multilateralisme disingkirkan demi unilateralisme, seraya menambahkan bahwa “siapa yang terkuat” semakin membentuk hubungan internasional dan Piagam PBB sedang “dikoyak”.
Lula mengatakan dia mengintensifkan kontak diplomatik dalam beberapa pekan terakhir untuk membantu membangun respons internasional guna memperkuat multilateralisme, seraya menyebutkan pembicaraan dengan pemimpin Rusia, China, India, Hongaria, dan Meksiko.
Menurut Lula, tujuannya adalah untuk menjajaki kemungkinan digelarnya pertemuan internasional guna menegaskan kembali komitmen terhadap multilateralisme dan mencegah “kekuatan senjata dan intoleransi dari negara mana pun di dunia” untuk menang.
(Purnomo/goeh)
-
NUSANTARA02/11/2026 22:00 WIB7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek DPRD Gerindra Pesta Narkoba
-
JABODETABEK02/11/2026 23:30 WIBSidang Bangun Paulus Tudungta, JPU Nilai Pemeriksaan Saksi Verbalisan Lebih Banyak Bahas Ranah Praperadilan
-
POLITIK03/11/2026 06:00 WIBAndi Arief Bungkam PSI Soal Isu AHY Tikung Gibran
-
JABODETABEK03/11/2026 06:30 WIBAwas Hangus! Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Selasa 3 November
-
OASE03/11/2026 05:00 WIB7 Ayat Alquran yang Mengajak Manusia Membaca Tanda-Tanda Kebesaran Allah
-
EKBIS03/11/2026 09:30 WIBSempat Terbang, IHSG Tiba-tiba Terjun Bebas Lewati 5.050
-
NASIONAL03/11/2026 10:00 WIBMenteri LH Bongkar Dalang Politik di Balik Kebakaran Hutan
-
POLITIK03/11/2026 11:00 WIBDemokrat Ultimatum Pemerintah Jangan Lelet Urus KPU
















