Connect with us

NASIONAL

Beredar Video Prabowo Hanya Bicara Keamanan Israel, Ternyata Potongan Wawancara Lama PBB 2025

Aktualitas.id -

Presiden Prabowo Subianto, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Sebuah potongan video wawancara Presiden Prabowo Subianto yang beredar luas di media sosial menuai polemik. Video tersebut disebarkan dengan narasi seolah-olah Presiden Prabowo hanya menyoroti keamanan Israel dan mengabaikan penderitaan rakyat Palestina. Namun, narasi tersebut dipastikan tidak sesuai dengan fakta.

Faktanya, video yang beredar merupakan potongan tidak utuh dari wawancara Presiden Prabowo pada 24 September 2025, seusai ia menyampaikan pidato dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat. Pemotongan konteks pernyataan tersebut dinilai telah menyesatkan publik dan berpotensi membangun fitnah serta kebencian di ruang digital.

Dalam wawancara lengkapnya, Presiden Prabowo justru menegaskan komitmen Indonesia untuk membela Palestina dan mendorong penyelesaian konflik melalui solusi dua negara yang adil dan berlandaskan kemanusiaan.

“Alhamdulillah saya menggunakan panggung itu (Sidang Umum PBB) untuk menyampaikan sikap Indonesia, terutama mendorong penyelesaian konflik di semua tempat. Tapi yang paling utama bagi kita, kita sangat merasakan jeritan penderitaan rakyat Gaza,” ujar Prabowo dalam wawancara tersebut.

Prabowo menjelaskan bahwa posisi Indonesia di forum internasional diterima secara positif karena dinilai realistis, seimbang, dan konsisten membela kemanusiaan.

“Banyak sekali yang positif. Kita dianggap realistis dan dianggap seimbang. Saya juga terang-terangan mengatakan kalau perdamaian hanya bisa tercapai jika semua pihak mengakui, menghormati, dan menjamin keamanan Israel,” jelasnya.

Pernyataan tersebut, menurut Prabowo, tidak dapat dipisahkan dari dukungan penuh Indonesia terhadap Palestina. Dalam pidatonya di mimbar Majelis Umum PBB, Prabowo secara tegas dan emosional mengecam tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza.

“Situasi di Gaza masih terungkap di depan mata kita. Orang-orang tak berdosa menangis, meminta tolong untuk diselamatkan. Siapa yang akan menyelamatkan mereka?” tegas Prabowo di hadapan para pemimpin dunia.

Ia juga melontarkan pertanyaan retoris yang menggugah nurani internasional terkait penderitaan warga sipil Palestina.

“Jutaan orang menghadapi bahaya saat ini. Mereka sekarat karena kelaparan. Apakah kita bisa tetap diam?” lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menegaskan pandangannya dalam keterangan pers yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Kabinet pada Kamis (25/9/2025). Ia menyampaikan bahwa jaminan keamanan bagi Israel merupakan salah satu syarat tercapainya perdamaian, tanpa mengesampingkan hak rakyat Palestina untuk merdeka dan hidup aman.

“Perdamaian hanya bisa datang kalau semua orang mengakui, menghormati, dan menjamin keamanannya Israel. Israel pun harus dijamin keamanannya, baru kita bisa dapat perdamaian,” kata Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menjelaskan pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB, Selasa (23/9/2025), yang menekankan pentingnya solusi dua negara sebagai jalan keluar konflik Israel–Palestina.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk lebih kritis dan waspada terhadap disinformasi, terutama konten video yang dipotong dan disebarkan tanpa konteks utuh. Publik diminta untuk selalu memeriksa sumber, waktu, dan isi pernyataan secara menyeluruh sebelum mempercayai atau menyebarkannya di media sosial.

Faktanya, Presiden Prabowo Subianto secara konsisten menyuarakan pembelaan terhadap rakyat Palestina, sekaligus mendorong perdamaian berkelanjutan agar konflik tidak terus menimbulkan korban sipil. (Bowo/Mun)

TRENDING