Connect with us

DUNIA

Pentagon-Gedung Putih Mulai Susun Skenario Serangan Militer ke Iran

Aktualitas.id -

Pentagon, kantor pusat Departemen Pertahanan Amerika (Foto: dok)

AKTUALITAS.ID – Presiden AS Donald Trump mengatakan “armada besar” sedang menuju Iran, seraya menambahkan bahwa ia berharap Teheran akan setuju untuk bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan “adil dan merata” yang melibatkan penghentian total senjata nuklir.

Namun beredar bahwa negosiasi tersebut batal. Negosiasi antara Amerika Serikat (di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump) dan Iran mengalami jalan buntu (stall) dan penolakan dari pihak Iran, bukan sekadar dibatalkan secara permanen, tetapi lebih pada penolakan Iran untuk berunding di bawah tekanan militer.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa Iran tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat selama ada ancaman militer dan tekanan maksimum dari Washington.

Pentagon dan Gedung Putih telah menyusun rencana dan skenario bersama mengenai kemungkinan serangan militer terhadap Iran, lapor Wall Street Journal pada Sabtu (31/1/2026), dengan mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Skenario tersebut mencakup apa yang disebut sebagai “rencana besar”, yakni skenario serangan Amerika Serikat terhadap lembaga dan fasilitas pemerintah yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam dalam rangkaian kampanye pemboman berskala luas, lapor surat kabar itu.

Opsi yang lebih terbatas adalah serangan terhadap target pemerintah yang bersifat simbolis, yang dinilai masih memberi ruang bagi peningkatan eskalasi jika Iran tidak menyetujui kesepakatan, tambahnya.

Pada saat yang sama, AS masih merahasiakan tujuan strategisnya dan tidak memberikan informasi rinci, sebut surat kabar itu.

Seperti diketahui, pada Juni 2025, AS telah melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran sebagai bagian dari Operasi Midnight Hammer, seraya mengatakan bahwa “serangan berikutnya akan lebih buruk lagi” dan menyerukan upaya untuk mencegah hal ini terjadi.

(Ari Wibowo/goeh)

TRENDING