DUNIA
Tegang! Trump Rahasiakan Strategi Hadapi Iran dari Negara Arab
AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa Washington sengaja merahasiakan rencana strategis terhadap Iran dari negara-negara Arab yang tergabung dalam aliansi Negara-negara Teluk. Sikap tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan berlanjutnya dialog antara AS dan Teheran.
“Kami tidak bisa memberi tahu rencana kami kepada negara-negara Arab,” ujar Trump kepada wartawan Fox News, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Trump menegaskan bahwa pendekatan Amerika Serikat saat ini masih berfokus pada jalur diplomasi, meski opsi lain tetap terbuka.
“Rencananya saat ini adalah Iran sedang berbicara dengan kami, dan kami akan melihat apakah kami bisa melakukan sesuatu. Jika tidak, kita akan lihat apa yang akan terjadi,” katanya.
Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat telah mengerahkan armada militer besar ke kawasan Timur Tengah. Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui akun media sosial pribadinya, Truth Social.
Menurut Trump, pengerahan kekuatan militer kali ini bahkan melebihi jumlah pasukan yang disiagakan sebelum operasi militer AS di Venezuela, yang disebutnya berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Meski demikian, Trump menegaskan bahwa pembicaraan dengan Iran masih terus berlangsung, walaupun hasil akhirnya belum dapat dipastikan.
“Terakhir kali mereka bernegosiasi, kami harus menghancurkan nuklir mereka, dan itu tidak berhasil,” tutur Trump.
Ia kemudian merujuk pada serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni tahun lalu, yang menurutnya telah melumpuhkan kemampuan nuklir Teheran.
“Kemudian kami menghancurkannya dengan cara yang berbeda, dan sekarang kita akan lihat apa yang terjadi,” ucapnya.
Trump kembali menegaskan keyakinannya bahwa program nuklir Iran telah berhasil dihancurkan melalui operasi militer tersebut. Namun, pernyataan itu tetap memicu kekhawatiran negara-negara kawasan, terutama terkait potensi eskalasi konflik yang lebih luas.
Sikap Trump yang menutup informasi strategis dari sekutu Arab Teluk dinilai mencerminkan kehati-hatian Washington sekaligus menegaskan bahwa kebijakan Iran saat ini sepenuhnya berada di bawah kendali Gedung Putih, baik melalui jalur diplomasi maupun tekanan militer. (Mun)
-
PAPUA TENGAH05/04/2026 17:30 WIBKebakaran di Kilometer 9 Timika Hanguskan Dua Rumah dan Kandang Ternak
-
RAGAM05/04/2026 19:30 WIBWaspadai 6 Bahan “Red Flag” yang Tersembunyi Dalam Makanan Kudapan
-
RIAU05/04/2026 17:00 WIBPolda Riau Bongkar Jaringan Mafia BBM Subsidi, Sita Lebih 10 Ribu Liter Solar
-
POLITIK05/04/2026 13:00 WIBBawaslu Pasaman Barat Kawal Ketat Data Pemilih 2026
-
RIAU05/04/2026 23:00 WIBPolres Pelalawan Ungkap Kasus Karhutla, Penegakan Hukum Diperkuat untuk Efek Jera
-
EKBIS05/04/2026 20:30 WIBStok Beras Sulsel Melonjak, Tembus 761 Ribu Ton
-
NASIONAL05/04/2026 20:00 WIBKemenag Ajukan Tambahan Anggaran Rp24,8 T
-
DUNIA05/04/2026 15:00 WIBTrump Sesumbar Akan Kuasai Minyak Iran & Buka Selat Hormuz

















