DUNIA
Ancam Gempur Habis-habisan, Trump Beri 2 Ultimatum Keras ke Iran
AKTUALITAS.ID – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka melayangkan ultimatum keras kepada pemerintah Iran. Trump mengancam akan menggempur negara tersebut jika dua syarat utamanya tidak dipenuhi.
Pernyataan tegas ini disampaikan Trump saat berada di kawasan Kennedy Center, Kamis (29/1/2026). Dalam pidatonya, ia menyoroti isu senjata nuklir dan penanganan demonstrasi di Iran yang dinilai melanggar hak asasi manusia.
“Ya, saya sudah memberi tahu mereka dua hal. Pertama: Tidak ada nuklir, dan yang kedua: berhenti membunuh pedemo. Mereka membunuh ribuan pedemo,” tegas Trump, dikutip dari Reuters.
Ancaman Trump bukan sekadar gertakan sambal. AS diketahui telah memobilisasi kekuatan militer besar-besaran ke perairan Timur Tengah. Trump menyebut armada laut AS yang “sangat besar dan kuat” sedang berlayar menuju Iran.
“Kami punya banyak kapal yang sangat besar, kuat, yang saat ini berlayar menuju Iran. Dan itu akan jadi hal yang bagus, jika kita tak menggunakannya (untuk menyerang),” ujar Trump memperingatkan.
Laporan militer menyebutkan AS telah mengerahkan 10 kapal perang, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang sebelumnya digunakan dalam operasi di Venezuela. Armada tempur ini juga dilengkapi dengan tiga kapal perusak dan skuadron pesawat tempur canggih F-35C.
Trump menyoroti brutalnya penanganan unjuk rasa di Iran. Berdasarkan laporan yang diterimanya, korban tewas dalam gelombang protes di Iran telah mencapai angka mengerikan, yakni 5.000 jiwa. Trump juga mengklaim pihaknya telah berhasil menggagalkan 837 eksekusi gantung di negara tersebut.
Di sisi lain, pemerintah Iran menuding AS dan sekutunya, Israel, sebagai dalang di balik kerusuhan yang merusak fasilitas umum tersebut. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, bahkan menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada para demonstran yang dianggap perusuh.
Meski melontarkan ancaman serangan militer, Trump mengaku tetap membuka pintu diplomasi. Ia menyebut ada rencana untuk berdialog langsung dengan pemerintah Iran, meski belum memberikan rincian waktu pelaksanaannya.
“Ya, saya sudah merencanakan dan berencana untuk melakukan (dialog),” jawab Trump saat ditanya mengenai kemungkinan pembicaraan damai. (Mun)
-
NASIONAL11/09/2026 10:00 WIBKetum BM PAN Doakan 5 Jurnalis Hilang Segera Ditemukan
-
RIAU10/09/2026 22:00 WIB65 Kg Sabu Asal Malaysia Digagalkan di Bengkalis
-
EKBIS11/09/2026 09:15 WIBIHSG Anjlok Nyaris 2% di Awal Perdagangan
-
NASIONAL11/09/2026 10:15 WIBMaruarar Sirait: Buku Industri Properti 8% Jadi Referensi Program 3 Juta Rumah
-
RIAU11/09/2026 09:45 WIBTinjau Karhutla Pelalawan, Aslog Kapolri Siapkan Formulasi Pemadaman Gambut
-
JABODETABEK11/09/2026 05:30 WIBBMKG: Awan Tebal Mengintai Jakarta Jumat Ini
-
DUNIA11/09/2026 08:00 WIBSerangan Israel Tewaskan Satu Keluarga di Gaza
-
NASIONAL11/09/2026 09:00 WIBDPR Dorong Satu Kementerian Khusus Urusan Bencana

















