JABODETABEK
Kabupaten Bekasi Dilanda Banjir dan Longsor: 27.838 KK Terdampak
AKTUALITAS.ID – Bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung melanda sembilan kecamatan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akibat cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat hingga Senin, (2/2/2026), sebanyak 27.838 kepala keluarga (KK) terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan ribuan warga terdampak tersebar di 34 desa pada sembilan kecamatan.
“Jumlah KK terdampak sebanyak 27.838 KK yang tersebar di 34 desa di sembilan kecamatan,” ujar Dodi, Senin (2/2/2026).
Banjir Rendam Permukiman dan Lahan Pertanian
BPBD mencatat banjir terjadi di tujuh kecamatan, yakni Muaragembong, Cabangbungin, Pebayuran, Sukatani, Tarumajaya, dan Babelan. Ketinggian muka air (TMA) bervariasi mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai 90 sentimeter, merendam permukiman warga dan fasilitas umum.
Selain rumah penduduk, banjir juga berdampak pada sektor pertanian. Sedikitnya 6.487 hektare lahan pertanian di Kabupaten Bekasi terendam, sehingga berpotensi mengganggu produksi pangan dan mata pencaharian petani.
Daftar Wilayah Terdampak Banjir di Kabupaten Bekasi
1. Kecamatan Muaragembong (6 desa):
Pantai Harapan Jaya (TMA 20–50 cm)
Jayasakti (TMA 20–60 cm)
Pantai Bahagia (TMA 10–30 cm)
Pantai Mekar (TMA 10–20 cm)
Pantai Bakti (TMA 10–30 cm)
Pantai Sederhana (TMA 10–20 cm)
2. Kecamatan Cabangbungin (6 desa):
Lenggahsari (TMA 40–50 cm)
Jayalaksana (TMA 30–40 cm)
Sindangjaya (TMA 30–40 cm)
Jaya Bakti (TMA 10–30 cm)
Sindangsari (TMA 10–30 cm)
Setialaksana (TMA 10–20 cm)
3. Kecamatan Pebayuran (2 desa):
Karang Harja (TMA 10–40 cm)
Karang Segar (TMA 20–30 cm)
4. Kecamatan Sukatani (1 desa):
Sukamanah (TMA 10–50 cm)
5. Kecamatan Tarumajaya (5 desa):
Samudra Jaya (TMA 30–70 cm)
Segara Makmur (TMA 20–90 cm)
Segarajaya (TMA 40–80 cm)
Pahlawan Setia (TMA 30–70 cm)
Pantai Makmur (TMA 30–60 cm)
6. Kecamatan Babelan (8 desa):
Buni Bakti (TMA 20–85 cm)
Muara Bakti (TMA 30–60 cm)
Hurip Jaya (TMA 30–70 cm)
Kedungjaya (TMA 20–40 cm)
Kedungpengawas (TMA 30–60 cm)
Pantai Hurip (TMA 20–30 cm)
Babelan Kota (TMA 10–50 cm)
Longsor dan Puting Beliung
Selain banjir, BPBD juga melaporkan kejadian tanah longsor di beberapa wilayah, yakni:
Tambun Utara: 1 titik longsor
Serang Baru: 2 titik longsor
Bojongmangu: 5 titik longsor
Sementara itu, angin puting beliung terjadi di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, yang mengakibatkan kerusakan di satu titik lokasi.
BPBD Siaga dan Imbauan Warga
BPBD Kabupaten Bekasi menyatakan terus melakukan monitoring, pendataan, dan penanganan darurat di lokasi terdampak. Warga di wilayah rawan banjir dan longsor diimbau tetap waspada, mengikuti arahan petugas, serta segera mengungsi jika kondisi memburuk.
Masyarakat juga diminta memantau informasi cuaca dan kebencanaan terbaru guna mengantisipasi potensi bencana susulan akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (Kusuma/Mun)
-
RAGAM10/02/2026 15:30 WIBLibur Panjang! Ini Kalender Libur Awal Ramadan dan Idulfitri 2026 untuk Siswa SD-SMA
-
RAGAM10/02/2026 13:30 WIBBukan Cuma Hujan, Peneliti BRIN Ungkap 3 Penyebab Utama Jakarta Sering Banjir
-
POLITIK10/02/2026 14:00 WIBRespons Wacana Zulhas di Pilpres 2029, Sekjen PSI: Cawapres Urusan Pak Prabowo
-
RIAU10/02/2026 19:30 WIBKasus Gajah Mati di Konsesi PT RAPP Estate Ukui, Begini Penjelasan Kapolres Pelalawan
-
POLITIK10/02/2026 13:00 WIBPKS Belum Tentukan Sikap Soal Prabowo Maju Pilpres 2029
-
DUNIA10/02/2026 15:00 WIBIran Klaim Bom AS Belum Meledak Masih Ada di Situs Nuklir
-
OLAHRAGA10/02/2026 16:00 WIBGol Donyell Malen Bawa AS Roma Unggul 2-0 Atas Cagliari
-
FOTO10/02/2026 21:58 WIBFOTO: Istana Gelar Rapat Pimpinan TNI-POLRI

















