Connect with us

DUNIA

Tensi Memanas, Jet F-35 AS Siaga di Dekat Timur Tengah Saat Negosiasi Iran

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Amerika Serikat mengerahkan tambahan jet tempur siluman F-35 ke wilayah yang lebih dekat dengan Timur Tengah di tengah berlangsungnya negosiasi antara Washington dan Iran terkait program nuklir. Pengerahan tersebut tercatat berlangsung pada Senin (9/2/2026).

Mengutip Air & Space Forces Magazine, sebanyak enam unit jet tempur F-35A Lightning II generasi kelima mendarat di Pangkalan Udara RAF Lakenheath, Inggris, setelah menyeberangi Samudra Atlantik.

Pesawat-pesawat tersebut dioperasikan oleh 158th Fighter Wing Garda Nasional Udara Vermont dan diberangkatkan dari Pangkalan Udara Burlington dengan sandi penerbangan “Tabor 41” hingga “Tabor 46”.

Selama penerbangan, enam jet tempur F-35A itu dikawal oleh tiga pesawat pengisian bahan bakar di udara KC-135 Stratotanker dengan sandi “Gold 81”, “Gold 82”, dan “Gold 83” yang mendarat di RAF Mildenhall, tak jauh dari Lakenheath.

Kehadiran enam F-35A ini menambah kekuatan udara AS di Eropa, melengkapi enam pesawat lain dari skuadron yang sama yang sebelumnya telah ditempatkan di Spanyol setelah tiba dari Puerto Rico melalui Kepulauan Azores.

Penguatan kekuatan militer Amerika Serikat di kawasan Eropa dan Timur Tengah dilakukan seiring meningkatnya ketegangan dengan Iran. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengancam akan mengambil langkah militer jika kesepakatan pembatasan program nuklir Iran gagal tercapai.

Sebelumnya, jet tempur F-35A AS pernah digunakan dalam operasi militer yang menargetkan fasilitas nuklir Iran pada Juni lalu. Operasi tersebut melibatkan pengawalan terhadap pembom siluman B-2 Spirit dan bertujuan melemahkan sistem pertahanan udara Iran.

Selain pengerahan F-35, Amerika Serikat juga memperkuat kehadiran militernya dengan mengirimkan 12 jet tempur F-15E Strike Eagle dari RAF Lakenheath, serta menambah sistem pertahanan udara Patriot dan THAAD di kawasan Timur Tengah.

Hingga awal pekan ini, kekuatan udara AS di Timur Tengah mencakup tiga skuadron F-15E, satu skuadron F-16, dan satu skuadron A-10. Sebagian kekuatan tersebut juga ditampilkan dalam acara penghormatan militer menjelang Super Bowl, yang ditayangkan melalui siaran televisi nasional.

Langkah ini menegaskan kesiapan militer AS di tengah dinamika geopolitik dan negosiasi sensitif terkait program nuklir Iran. (Mun)

TRENDING