Berita
Demi Prinsip Keterwakilan, PAN Ingin Ambang Batas Parlemen Tetap 4 Persen
AKTUALITAS.ID – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR ingin ambang batas parlemen tetap berada di angka 4 persen. Angka tersebut tidak perlu dinaikkan karena dikhawatirkan mengurangi prinsip keterwakilan. “PAN menilai bahwa ambang batas 4 persen yang ada saat ini sudah baik. Karena itu, ambang batas tersebut tidak perlu dinaikkan lagi. Sebab, jika dinaikkan dikhawatirkan dapat […]
AKTUALITAS.ID – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR ingin ambang batas parlemen tetap berada di angka 4 persen. Angka tersebut tidak perlu dinaikkan karena dikhawatirkan mengurangi prinsip keterwakilan.
“PAN menilai bahwa ambang batas 4 persen yang ada saat ini sudah baik. Karena itu, ambang batas tersebut tidak perlu dinaikkan lagi. Sebab, jika dinaikkan dikhawatirkan dapat mengurangi prinsip representasi dan keterwakilan. Akan ada banyak suara pemilih yang tidak bisa ditukar dengan kursi di parlemen,” kata Wakil Ketua Fraksi PAN DPR-RI, Saleh Daulay, Selasa (2/6/2020).
Dia menambahkan, ambang batas parlemen yang ada di dalam draf RUU Pemilu harus dibahas dan dikaji lebih dalam. Dia menyebut, yang tertulis di dalam draf tersebut belum final dan hanya rancangan awal saja.
Kemudian, masukan dan aspirasi masyarakat juga belum didengar dan diperlukan pandangan dari fraksi-fraksi
terkait ambang batas parlemen tersebut. Menurutnya, masih banyak waktu untuk mendiskusikan dan membahasnya.
“Bayangkan kalau 7 persen, berapa kursi DPR yang akan melayang? Berapa suara masyarakat yang tidak bisa dikonversi dengan kursi? Jumlahnya bisa mencapai 40 kursi. Tentu itu tidak sedikit. Suara rakyat untuk memilih itu akan hilang dan diganti oleh partai-partai lain yang kebetulan suaranya lebih banyak,” ucapnya.
Dalam konteks itulah, kata dia, PAN akan mengajak semua pihak untuk mendiskusikan kembali ambang batas parlemen tersebut. Semangatnya adalah untuk kebersamaan.
“Kalaupun ada niat penyederhanaan, tetapi tidak boleh melenceng jauh untuk menghabisi partai-partai tertentu,” pungkas Saleh.
Sementara, Partai NasDem mendukung kenaikan ambang batas parlemen menjadi 7 persen. Selain NasDem, ada PKS dan PDI Perjuangan yang usulkan ambang batas parlemen 5 persen. Serta Golkar ingin 7,5 persen.
-
RIAU12/04/2026 14:45 WIBRicuh di Panipahan, Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim
-
DUNIA12/04/2026 12:00 WIBIsrael Disebut Akan Ganggu Gencatan Senjata Iran dan AS
-
NASIONAL12/04/2026 09:00 WIBJadi Tersangka, Riza Chalid Didesak Pulang ke Indonesia
-
RIAU12/04/2026 17:00 WIBSadis dan Dipengaruhi Narkoba! Pelaku Curas Maut di Bengkalis Hantam Korban Hingga Tewas
-
POLITIK12/04/2026 11:00 WIBBawaslu Siapkan Pengawas Hadapi Pelanggaran Berbasis Digital
-
POLITIK12/04/2026 07:00 WIBDasco Sebut Bupati Tulungagung Belum Resmi Jadi Kader Gerindra
-
EKBIS12/04/2026 12:30 WIBGawat! Uang Warga Indonesia Rp9,1 T Hilang Setiap Hari
-
JABODETABEK12/04/2026 07:30 WIBDua Lokasi SIM Keliling Jakarta Siap Layani Warga

















