Berita
Jelang Pilpres AS, Facebook Batasi Sirkulasi Konten
Facebook Inc akan mengambil langkah tegas untuk ‘membatasi sirkulasi konten’ untuk Pemilu Presiden AS yang akan berlangsung pada November tahun ini. Mengutip laporan dari Financial Times, langkah ini diambil jika pemilu berubah menjadi kacau atau bahkan menimbulkan aksi kekerasan saat unjuk rasa, menurut sumber salah seorang eksekutif Facebook. Perusahaan raksasa jejaring sosial itu juga sudah […]
Facebook Inc akan mengambil langkah tegas untuk ‘membatasi sirkulasi konten’ untuk Pemilu Presiden AS yang akan berlangsung pada November tahun ini.
Mengutip laporan dari Financial Times, langkah ini diambil jika pemilu berubah menjadi kacau atau bahkan menimbulkan aksi kekerasan saat unjuk rasa, menurut sumber salah seorang eksekutif Facebook.
Perusahaan raksasa jejaring sosial itu juga sudah menyiapkan solusi untuk berbagai skenario, termasuk unjuk rasa masyarakat sipil dan ‘dilema politik’ penghitungan surat suara langsung lebih cepat dibandingkan voting melalui email.
Sebelumnya Facebook menyatakan akan membatasi iklan politik seminggu sebelum Pilpres AS pada 3 November 2020.
Facebook akan tetap mengizinkan kampanye dan iklan politik yang sudah masuk ke sistem, termasuk juga mengizinkan pengiklan mengubah pengeluaran iklan dan target pengguna, namun, akan memblokir perubahan konten atau desain iklan.
-
DUNIA21/03/2026 00:00 WIBIran Izinkan Tiga Negara ini Melintasi Selat Hormuz
-
FOTO21/03/2026 11:11 WIBFOTO: Warga Gunakan Jalan Kawasan Jatinegara untuk Salat Idulfitri
-
NASIONAL20/03/2026 23:00 WIBDPR Minta Kajian Mendalam Kebijakan WFH Imbas Harga Minyak
-
NASIONAL20/03/2026 22:00 WIBKompolnas Kawal Ketat Transparansi Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
NASIONAL21/03/2026 06:00 WIBDasco dan Pejabat Lain Tahan Open House Lebaran
-
JABODETABEK21/03/2026 06:30 WIBKebakaran Pabrik Plastik Jakarta Barat Dipicu Petasan
-
POLITIK21/03/2026 09:00 WIBKPU Komitmen Wujudkan Pemilu Ramah Disabilitas
-
NUSANTARA21/03/2026 09:30 WIBBuruan! Diskon Tiket Feri ASDP Masih Tersedia untuk Arus Balik 2026

















