Berita
Hadapi Perlawanan Pasukan Panjshir, Al Qaidah Gabung Taliban
Pasukan pimpinan Ahmad Massoud di Lembah Panjshir mengatakan kelompok Al Qaidah bergabung dengan Taliban dalam memerangi mereka. Demikian dilaporkan Al Arabiya mengutip sumber-sumber. Korban tewas dari pertempuran itu terjadi di kedua pihak, baik Taliban maupun pasukan Ahmad Massoud dalam beberapa hari belakangan ini. Taliban berusaha menaklukkan wilayah Panjshir, kawasan terakhir di Afghanistan yang masih mempunyai […]
Pasukan pimpinan Ahmad Massoud di Lembah Panjshir mengatakan kelompok Al Qaidah bergabung dengan Taliban dalam memerangi mereka. Demikian dilaporkan Al Arabiya mengutip sumber-sumber.
Korban tewas dari pertempuran itu terjadi di kedua pihak, baik Taliban maupun pasukan Ahmad Massoud dalam beberapa hari belakangan ini. Taliban berusaha menaklukkan wilayah Panjshir, kawasan terakhir di Afghanistan yang masih mempunyai pasukan perlawanan.
Kelompok milisi dan sisa-sisa pasukan Afghanistan berkumpul di Lembah Panjshir setelah Kabul jatuh ke tangan Taliban pada 15 Agustus lalu.
Wilayah perbukitan itu dikuasai Ahmad Massoud, putra dari Ahmad Shah Massoud–tokoh penting dalam perjuangan melawan penjajah Soviet pada 1979-1989.
Pasukan Ahmad MAssoud selama ini bersembunyi di perbukitan yang cukup sulit untuk diserang karena luasanya wilayah itu.
Upaya untuk perundingan gagal setelah kedua pihak saling tuding melanggar kesepakatan. Sementara itu Taliban kini tengah bersiap mengumumkan sebuah pemerintahan.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid kemarin mengatakan pasukan mereka sudah memasuki Panjshir dan menguasai sebagian wilayah.
“Kami memulai operasi setelah perundingan dengan pasukan milisi setempat gagal,” kata dia.
Namun seorang juru bicara Barisan Perlawanan Nasional Afghanistan, nama pasukan perlawanan itu, mengatakan mereka menguasai semua jalur akses wilayah lembah dan mengambil alih distrik Shotul yang menjadi jalan masuk ke Panjshir.
“Musuh beberapa kali ingin masuk ke Shotul dari Jabul-Saraj dan mereka selalu gagal, kata dia.
Sang jubir juga mengatakan pasukan mereka membunuh banyak militan Taliban dalam pertempuran yang pertama terjadi awal pekan ini.
-
POLITIK14/04/2026 10:00 WIBNasDem Pastikan Konsolidasi Jalan Meski Ada Kader Pindah
-
POLITIK14/04/2026 14:00 WIBFrans Saragih: Kritik Harus Bertanggung Jawab
-
RAGAM14/04/2026 13:30 WIBGerhana Matahari Total Terancam Hilang, Ini Penyebabnya
-
EKBIS14/04/2026 09:30 WIBSelasa Pagi IHSG ‘Meledak’ di Level 7.598
-
EKBIS14/04/2026 10:30 WIBBreaking: Rupiah Jadi Mata Uang Terburuk di Asia Hari Ini
-
JABODETABEK14/04/2026 17:30 WIBIndustri Narkoba Rumahan Skala Besar di Semarang Berhasil Diungkap
-
DUNIA14/04/2026 15:00 WIBNetanyahu: Gencatan Senjata Iran Bisa Runtuh Kapan Saja
-
EKBIS14/04/2026 11:30 WIBLonjakan Emas Antam Hari Ini Bikin Pasar Kaget

















