JABODETABEK
Pemkot Bogor Akan Rubah Kawasan Surya Kencana Jadi Pecinan
Dari zaman Hindia Belanda, Surya Kencana memang sudah jadi pecinan.
AKTUALLITAS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menjadikan kawasan di Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, sebagai ikon wisata yang identik dengan pecinan atau kampung Cina. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, Pemkot Bogor akan menyulap kawasan tersebut menjadi identik dengan kebudayaan pecinan.
“Ornamen-ornamen khas pecinan nanti akan kita tata di situ, bersamaan dengan penataan trotoar yang sedang berlangsung. Pembenahan Surya Kencana ini nantinya selain menjadi nyaman dan tertib, juga akan memperkenalkan keautentikan China Town di wilayah itu,” kata Bima kepada Republika, Rabu (23/1).
Bima menjelaskan, saat ini Pemkot Bogor telah membangun jalur pedestrian di sebelah kanan kawasan Surya Kencana. Pembangunan itu dilakukan mulai dari gapura Jalan Surya Kencana hingga ke arah Gang Aut.
Pada 2019 ini, kata dia, penataan dan pembangunan jalur pedestrian yang belum tertata dengan dilanjutkan memasang lampu dekorasi yang akan mencerminkan identitas Kampung Cina akan segera dilakukan sebagai tahap awal.
“Jadi rencananya tahun ini jalur pedestrian yang sebelah kiri yang akan kita bangun,” kata Bima.
Sementara itu Tokoh Kebudayaan Cina di Kota Bogor yang sekaligus warga di Surya Kencana, Arifin Himawan mengatakan, adanya pembangunan jalur pedestrian di Surya Kencana sedikit banyak memberi dampak yang positif dan negatif.
“Namanya ada pembangunan, pasti jalanan jadi macet, debu di mana-mana, imbasnya ya kurang nyaman bagi warga di situ. Tapi dari sisi lain, masih tunggu waktu saja agar warga setempat bisa merasakan dampak positif pembangunan, ekonomi rakyat juga bisa terbangun,” kata dia.
Arifin juga menjelaskan, meski Pemkot Bogor belum melakukan pembangunan Kampung Cina di Surya Kencana, kawasan tersebut telah identik dengan pecinan sejak dulu kala. Namun begitu, dia mengapresiasi gagasan yang dilontarkan Pemkot Bogor.
“Dari zaman Hindia Belanda, Surya Kencana memang sudah jadi pecinan. Di sana itu dijadikan pusat dagang dan kuliner, ini bertahan sampai saat ini,” kata dia.
-
PAPUA TENGAH19/04/2026 20:00 WIBEvakuasi dan Pelayanan Kesehatan Warga Korban Pembakaran Honai Oleh KKB
-
EKBIS19/04/2026 22:00 WIB1 Juli 2026 Indonesia Stop Impor Solar
-
FOTO20/04/2026 11:08 WIBFOTO: KWP Award 2026 Beri Apresiasi Tokoh Nasional Serta Korporasi Mitra DPR
-
NASIONAL19/04/2026 21:30 WIBTargetkan Sekolah Rakyat Rintisan, Mensos Tinjau STIP
-
DUNIA19/04/2026 22:30 WIBSpanyol Serukan Reformasi PBB
-
OTOTEK19/04/2026 21:00 WIBPerkuat Strategi Mobilitas di China, Audi Jalin Kerjasama Dengan SAIC
-
NUSANTARA19/04/2026 20:30 WIBKetua DPD II Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam, 2 Terduga Pelaku Ditangkap
-
POLITIK20/04/2026 07:00 WIBPDI Perjuangan Dorong DPR Kebut Pembahasan RUU Pemilu