Berita
Kebakaran Jalur Pendakian Gunung Raung, 7 WN Singapura Terjebak.
AKTUALITAS.ID – Kebakaran hutan melanda kawasan Jalur pendakiaan Gunung Raung di Kecamataan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (4/10/2019).
Berdasarkan laporan yang diterima pihak Pusdalop BPBD Jember, 13 orang terjebak dalam kebakaran di kawasan hutan Gunung Raung, Banyuwangi. Gunung tertinggi ketiga di Jawa Timur dan tertinggi keempat di Pulau Jawa itu, melintasi wilayah 3 kabupaten, yakni Banyuwangi, Bondowoso dan Jember. Lokasi pendakian para turis tersebut masuk wilayah Banyuwangi.
Sebanyak 13 pendaki tersebut terbagi menjadi dua grup. 7 Di antaranya merupakan Warga Negara Singapura. Identitas 7 WN Singapura tersebut diperoleh dari foto paspor yang ada di pos perlintasan. Adapun identitas 6 WNI berdasarkan tulisan tangan pos, yang detailnya kemungkinan masih berubah.
Pendaki Grup 1:
Chua Ying Jie, Laki-Laki, kelahiran 24 Mei 1992
Beh Ing Tsyn, Perempuan, kelahiran 22 Januari 1996
Pang Jia Hui, Laki-Laki, kelahiran 06 Juni 1994
Teo Yi Xian, Laki-laki, kelahiran 17 Januari 1995
Shervon Ong, Perempuan, kelahiran 11 Juli 1995
Kon Jun Wei, Laki-laki, kelahiran 04 Februari 1994
Ng-Hui, Laki-laki, usia 23 tahun.
Identitas Pemandu:
Santo (Malang)
Sinyo (Malang)
Identitas Porter: Wagsono
Pendaki Grup 2:
Lutfi Sofyan (turis lokal pendaki)
Jeremy Adrian, 32 tahun, asal Jakarta (turis lokal pendaki)
Pak Widi (Guide)
-
POLITIK27/04/2026 06:00 WIBNasDem: Threshold Nasional Bisa Hapus Kursi di Daerah
-
DUNIA27/04/2026 15:00 WIBIbu Hamil Kembar & Anak-Anaknya Tewas Dibom Israel
-
POLITIK27/04/2026 13:00 WIBAria Bima: RUU Pemilu Ditunda Demi Hindari Judicial Review
-
PAPUA TENGAH27/04/2026 16:30 WIBQuattrick Kompol Onisimus Benamkan Persemi All Star di Gold Store Arena
-
OASE27/04/2026 05:00 WIBIni Alasan Nabi Tolak Tawaran ‘Tukar Sembah’ Kaum Quraisy
-
JABODETABEK27/04/2026 14:30 WIBPolisi Pastikan 2 Pelaku Penganiayaan TNI Ditangkap
-
POLITIK27/04/2026 11:00 WIBAnas: Batas 2 Periode Ketum Parpol Bisa Cegah Feodalisme
-
NASIONAL27/04/2026 07:00 WIBDPR Dorong PBB Tinjau Ulang Perlindungan Pasukan