Connect with us

JABODETABEK

Anggota KSPSI Bekasi Wafat Usai Disiram Air Keras

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Seorang anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Bekasi meninggal dunia setelah menjadi korban penyiraman air keras. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan yang berujung fatal.

Korban berinisial T, yang diketahui bernama Tri Wibowo, sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif akibat luka serius. Namun, ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (26/4/2026) pagi.

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, menyampaikan bahwa korban wafat akibat komplikasi pasca tindakan medis.

“Korban meninggal dunia akibat pendarahan setelah menjalani operasi pencangkokan kulit,” ujar Andi Gani dalam keterangannya.

Ia menyampaikan duka mendalam atas kepergian salah satu anggota KSPSI tersebut dan menegaskan pihaknya akan mengawal proses hukum hingga tuntas.

Menurutnya, pelaku harus mendapatkan hukuman setimpal atas tindakan yang menyebabkan hilangnya nyawa korban.

“Kami akan mengawal penuh proses hukum dan meminta pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegasnya.

Pihak keluarga korban juga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut kasus ini secara menyeluruh, termasuk mengungkap motif dan pihak-pihak yang terlibat.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni mengungkapkan bahwa motif pelaku diduga karena sakit hati dan dendam pribadi terhadap korban.

Polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, masing-masing berinisial PBU (30), MSNM (29), dan SR (24).

Ketiga tersangka dijerat dengan pasal terkait tindak pidana penganiayaan berat yang menyebabkan kematian.

Selain itu, KSPSI juga mendorong pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap peredaran bahan berbahaya guna mencegah kejadian serupa terulang.

Kasus ini menjadi pengingat penting akan bahaya kekerasan dan perlunya penegakan hukum yang tegas. Masyarakat diharapkan turut berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari tindak kriminal. (Kusuma/Mun)

TRENDING

Exit mobile version