Berita
DPR Desak Pertamina Usut Insiden Ledakan Pipa di Cimahi
Proyek yang dikerjakan di wilayah itu kan berskala besar,”
DPR Desak Pertamina Usut Insiden Ledakan Pipa di CimahiAKTUALITAS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendesak Pertamina untuk mengusut insiden ledakan dan kebakaran pipa saluran Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di Cimahi dan Pasir Koja, Jawa Barat.
Peristiwa naas tersebut menimbulkan korban jiwa 1 pekerja asing dan menimbulkan kemacetan di Tol Purbaleunyi. Insiden yang mengejutkan itupun mendapat sorotan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Periode 2019-2024 Mulyanto.
Menurut dia, yang pada periode 2014-2019 lalu bertugas di Komisi VII DPR RI ini, pihak Kepolisian harus mengusut tuntas penyebab ledakan dan kebakaran hebat di instalasi vital milik Pemerintah itu. Dalam penilaian Mulyanto, proyek berskala besar itu seharusnya sudah dipersiapkan dengan matang. Sehingga, tidak perlu mengakibatkan kejadian apalagi sampai menimbulkan korban.
“Saya sangat menyesalkan kejadian itu. Kontraktor pelaksana harusnya sudah punya analisis wilayah pekerjaan dan dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi. Proyek yang dikerjakan di wilayah itu kan berskala besar,” ujar Mulyanto seperti mengutip dpr.go.id.
Lebih lanjut, legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR RI ini meminta agar setelah pemadaman dan penanggulangan kecelakaan ini, pihak-pihak yang berwenang untuk melakukan investigasi secara menyeluruh. Hal ini harus diperhatikan dengan baik karena menyangkut kelangsungan keselamatan kerja dan berdampak terhadap pasokan BBM.
“Pipa yang terbakar ini sebagai pipa jaringan BBM dari Ujung Berung ke Padalarang dan telah melakukan penyaluran BBM melalui pipa tersebut. Meskipun, Pertamina telah menjamin pasokan BBM untuk daerah Bandung dan sekitarnya aman, saya minta agar Pertamina sebagai pemilik aset memastikan tidak ada dampak lanjutan akibat ledakan pipa ini,” jelasnya.
Mulyanto mengingatkan, jangan sampai peristiwa tersebut mengganggu kestabilan sistem operasional Pertamina. Sebab, sambung Mulyanto, masyarakat sangat bergantung aktivitasnya terhadap tersedianya BBM. Pertamina, kata Mulyanto lagi, harus segera berkoordinasi lebih intens dengan pihak proyek kereta super cepat agar kejadian ini tidak terjadi lagi.
“Terutama, mengenai informasi jaringan pipa mana saja yang bersinggungan dengan proyek ini perlu dikomunikasikan ulang. Koordinasi yang erat sangat diperlukan mengingat luasnya jangkauan geografis proyek kereta cepat ini,” pungkas legislator dapil Banten III ini.
-
EKBIS09/10/2026 09:30 WIBIHSG Terjun Bebas Nyaris Jebol ke Bawah 6.000
-
POLITIK09/10/2026 11:02 WIBGolkar Pastikan Prabowo Maju Lagi di 2029
-
JABODETABEK09/10/2026 08:30 WIBGeger! Mayat Perempuan Terikat Ditemukan di Kamar Kos
-
OTOTEK09/10/2026 13:30 WIBWhatsApp Resmi Tak Bisa Dipakai di HP Ini
-
EKBIS09/10/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Sentuh Rp2,572 Juta per Gram
-
POLITIK09/10/2026 15:00 WIBKPP DEM Gelar Media Session, KPU DKI Tekankan Pentingnya Pemahaman Regulasi Pemilu
-
EKBIS09/10/2026 09:00 WIBMekeng Dukung Aturan Baru ESDM
-
EKBIS09/10/2026 20:00 WIBDriver Ojol Dapat Senjata Baru Lawan Aplikator