Berita
Sesi Pembukaan Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Rp 14.103
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.103. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan Jumat kemarin di mana dolar tercatat berada di level Rp 14.098. Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Senin (2/12). Adapun jika dibandingkan secara point to point terhadap setahun […]
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.103. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan Jumat kemarin di mana dolar tercatat berada di level Rp 14.098.
Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Senin (2/12).
Adapun jika dibandingkan secara point to point terhadap setahun yang lalu, pergerakan dolar AS terhadap rupiah berada pada rentang Rp 13.885-14.650. Artinya rupiah telah melewati setahun saat dolar AS menekan hingga ke level Rp 15.000.
Membuka perdagangan Senin (2/12/2019), IHSG masih menguat 17 poin (0,25%) ke 6.027. Indeks LQ45 juga naik 3,5 poin (0,37%) ke 960.
Sedangkan pada perdagangan Jumat (29/11) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam zona merah, di mana Dow Jones dan S&P turun masing-masing sebesar 0,40%, sedangkan Nasdaq melemah 0,46%.
Pelemahan tersebut seiring dengan kembali memanasnya hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan China di tengah aksi demonstrasi besar yang terjadi di Hong Kong.
-
NASIONAL15/05/2026 22:00 WIBRomy Soekarno: IKN Jangan Dipaksakan
-
DUNIA16/05/2026 08:00 WIBNetanyahu Akui Israel Kuasai Mayoritas Gaza
-
NASIONAL15/05/2026 18:00 WIBGerindra: Film Pesta Babi Bisa Delegitimasi Negara
-
NUSANTARA15/05/2026 15:30 WIBTangani Konflik di Wamena, Wabup Jayawijaya Minta Dukungan Polda Papua
-
JABODETABEK16/05/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Jakarta Seharian
-
NASIONAL15/05/2026 20:00 WIBDemokrat Dukung Satgas Perizinan Satu Atap
-
OASE16/05/2026 05:00 WIBMisteri 19 Malaikat Penjaga Neraka Terungkap dalam Al Quran
-
EKBIS15/05/2026 21:00 WIBIMF: Pertumbuhan Dunia Bisa Anjlok ke 2,5%