Berita
Polisi Tangkap Penyelundup Sabu Lewat Dodol Duren
AKTUALITAS.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Utara (Sulut) Polda mengungkap kasus narkotika jenis sabu-sabu seberat 100 gram melalui pengiriman paket makanan. Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulut Kombes Pol Eko Wagiyanto, di Manado, Selasa (14/1/2020), mengatakan telah mengungkap kasus narkotika jenis sabu-sabu dengan mengamankan dua orang tersangka. “Modus operandi yang berhasil diungkap adalah narkotika […]
AKTUALITAS.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Utara (Sulut) Polda mengungkap kasus narkotika jenis sabu-sabu seberat 100 gram melalui pengiriman paket makanan.
Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulut Kombes Pol Eko Wagiyanto, di Manado, Selasa (14/1/2020), mengatakan telah mengungkap kasus narkotika jenis sabu-sabu dengan mengamankan dua orang tersangka.
“Modus operandi yang berhasil diungkap adalah narkotika itu dikirim menggunakan salah sebuah jasa pengiriman barang dari Kalimantan ke Manado,” kata Eko didampingi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulut AKBP Merry Kaligis.
Ia mengatakan narkotika sabu-sabu itu dikirim bersama paket makanan dodol duren. “Sabu-sabu itu dikemas seperti dodol duren dan dimasukkan dalam paket makanan tersebut kemudian dikirim,” katanya menambahkan.
Dalam kasus ini, lanjut Eko, kepolisian menangkap FP alias Aan, yang sedang mengambil paket kiriman tersebut.
Pada saat melakukan penggeledahan badan maupun barang bawaan itu, ditemukan dalam paket kiriman berupa sepuluh paket sedang dan satu paket kecil sabu-sabu yang beratnya sekitar 100 gram.
Dari penangkapan tersebut kemudian dilakukan pendalaman penyidikan dan dari pengembangan dilakukan. Kemudian terungkap yang menyuruh atau mengendalikannya adalah RA seorang narapidana yang berada di dalam Lapas Tumintong Manado.
Selanjutnya koordinasi atau kerja sama dengan pihak Lapas Manado, dan mengamankan tersangka RA.
Dari kasus ini terungkap adanya modus baru dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba ini, bahwa narkoba ini dikirim melalui bahan makanan.
Diduga nantinya sabu-sabu itu diedarkan atau dikendalikan oleh napi dari dalam Lapas yang mempunyai kurir berada di luar, bertransaksi melalui handphone. “Nantinya kurir yang akan meletakkan pada tempat yang ditentukan untuk diambil oleh pembelinya,” katanya.
Dalam kasus ini petugas mengamankan barang bukti sepuluh kantong plastik bening sedang berisikan kristal sabu-sabu, satu kantong plastik bening kecil isi kristal sabu-sabu. Kemudian 183 buah plastik klip bening ukuran kecil, satu dos ukuran sedang, dua telepon genggam.
-
JABODETABEK29/01/2026 12:30 WIBInfo Terkini Banjir Jakarta Siang Ini: Daftar RT dan Jalan Terdampak
-
POLITIK29/01/2026 10:00 WIBIstana Pastikan Tidak Ada Reshuffle Kabinet dalam Waktu Dekat
-
JABODETABEK29/01/2026 10:30 WIBBekasi Dikepung Banjir! Cek Daftar Titik Genangan di Pondok Gede hingga Bekasi Utara
-
JABODETABEK29/01/2026 08:30 WIBLuapan Ciliwung Bikin Jakarta Timur Banjir 150 CM, Ini Titik Lokasinya
-
EKBIS29/01/2026 11:30 WIBRupiah Melemah 0,32% ke Rp16.775 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
-
JABODETABEK29/01/2026 15:30 WIBWaspada Hujan Panjang, Pemprov DKI Putuskan PJJ dan WFH Lanjut hingga 1 Februari
-
OASE29/01/2026 05:00 WIBSurah Al-Hijr: Amalan Al-Qur’an untuk Doa Rezeki dan Kesuksesan Perdagangan
-
OTOTEK29/01/2026 13:30 WIBHP Android Dicuri, Google Perketat Keamanan dengan Fitur Anti-Maling Terbaru

















