Berita
Omnibus Law, PKS Tolak Hapus Aturan Jaminan Produk Halal
AKTUALITAS.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) keberatan dengan draf Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja yang menghapus ketentuan produk bersertifikat halal dan Perda Syariah. Pasalnya, sertifikat halal mengatur soal makanan dan minuman bagi umat Islam. “Kita punya keyakinan dan kepercayaan, apa yang kita makan dan minum dalam kehidupan kita sesuai dengan aturan Tuhan yang Maha […]
AKTUALITAS.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) keberatan dengan draf Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja yang menghapus ketentuan produk bersertifikat halal dan Perda Syariah. Pasalnya, sertifikat halal mengatur soal makanan dan minuman bagi umat Islam.
“Kita punya keyakinan dan kepercayaan, apa yang kita makan dan minum dalam kehidupan kita sesuai dengan aturan Tuhan yang Maha Esa,” ujar anggota Fraksi PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (21/1/2020).
Menurutnya, guna meningkatkan iklim investasi di Indonesia tak perlu menghapus sertifikat halal lewat Omnibus Law. Apalagi, mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam.
“Janganlah gara-gara Omnibus Law itu membuat (sertifikat halal) jadi hilang, janganlah Omnibus Law ini membuat sesuatu aturan yang sudah detai malah jadi hilang,” ujar Aboe Bakar.
Ia meyakini, Islam tak menghambat pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu, perlu pengaturan yang berkesesuaian antara percepatan ekonomi dengan norma-norma yang menjadi keyakinan makhluk beragama.
“Sertifikat halal itu adalah menggambarkan kita punya keyakinan bahwa produk-produk yang kita malan dan minum jelas halal haramnya,” ujar Aboe Bakar.
-
NUSANTARA21/02/2026 20:03 WIBKronologi Tewasnya Pelajar yang Dihantam Helm oleh Oknum Brimob
-
NUSANTARA21/02/2026 20:00 WIBOknum Brimob Penganiaya Anak Hingga Meninggal Dunia, Ditetapkan Sebagai Tersangka
-
EKBIS21/02/2026 19:00 WIBAtasi Anomali Pangan, Satgas Saber Cegah Oplos Beras di NTB
-
OLAHRAGA21/02/2026 22:30 WIBSetelah 9 Tahun Pensiun, Floyd Mayweather Bakal Naik Ring Lagi
-
NASIONAL21/02/2026 17:00 WIBDorong Penguatan Pengawasan untuk Cegah Praktik Malaadministrasi
-
NUSANTARA21/02/2026 21:30 WIBJalur Jonggol Layak Dilalui Saat Mudik Lebaran 2026
-
PAPUA TENGAH21/02/2026 19:16 WIBPolisi Masih Selidiki Kasus Siswa Magang Dianiaya Pakai Palu di Timika
-
RAGAM21/02/2026 15:30 WIBIlmuwan Newcastle University Peringatkan Bahaya Permanen Pencairan Es Antartika

















