Berita
Update Corona di Sumut: 106 Positif,19 Meninggal, 13 Sembuh
AKTUALITAS.ID – Pasien positif Covid-19 di Sumut per tanggal 20 April 2020 pukul 17.00 WIB mencapai 106 orang, dengan rincian lewat metode PCR sebanyak 83 orang, positif dengan metode Rapid Test sebanyak 23 orang. Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah menyebut per hari Senin (20/4/2020), 13 orang dinyatakan sembuh. […]
AKTUALITAS.ID – Pasien positif Covid-19 di Sumut per tanggal 20 April 2020 pukul 17.00 WIB mencapai 106 orang, dengan rincian lewat metode PCR sebanyak 83 orang, positif dengan metode Rapid Test sebanyak 23 orang.
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah menyebut per hari Senin (20/4/2020), 13 orang dinyatakan sembuh.
“Sedangkan yang sembuh 13 orang dan pasien positif Covid-19 yang meninggal sebanyak 10 orang. Kemudian pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 148 orang,” kata Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah.
Aris menekankan bahwa terpapar Covid-19 bukanlah aib atau kutukan dari Tuhan. Untuk itu, stigmatisasi yang mendorong tindakan diskriminasi terhadap penderita Covid-19 harus dihentikan. Sebab hal ini dikhawatirkan dapat menjatuhkan mental para penderita. Begitu pula dengan yang sudah sembuh, tidak perlu dijauhi.
“Tidak perlu takut, tetapi laksanakan protokol kesehatan dan disiplin sesuai arahan. Masker tetap harus digunakan dan menjaga jarak. Berikan dukungan jika ada orang yang anda kenal menderita Covid-19. Jangan membuat mereka merasa dikucilkan,” terangnya.
Aris menambahkan pihaknya telah mendistribusikan APD kepada 33 kabupaten/kota se-Sumut. Dengan rincian Coverall 4.825 buah, masker 37.725 helai dan sarung tangan 35.300 pasang.
“APD ini diperuntukkan guna membantu lebih kurang 600 pusat kesehatan masyarakat sebagai fasilitas kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.
Aris juga menjelaskan prosedur alur rujukan rumah sakit (RS) Darurat Rujukan Covid-19 di RS Martha Friska dan RS GL Tobing. Yakni, RS asal memastikan bahwa pasien yang dirujuk adalah PDP baru yang telah dikonfirmasi oleh dokter spesialis paru dan penyakit dalam.
Selanjutnya, PDP baru tersebut sudah harus melakukan pemeriksaan darah, foto toraks dan pemeriksaan jantung Elektrokardiogram (EKG) sebelum dirujuk. RS asal meminta persetujuan kesediaan pasien dirawat di RS Darurat Rujukan tanpa pendampingan kecuali pasien anak di bawah umur 15 tahun.
“RS asal menghubungi hotline RS Darurat Rujukan Covid-19. Lalu, pasien dikirim menggunakan ambulans RS asal dengan membawa hasil pemeriksaan. Jadi puskesmas tidak dapat langsung mengirimkan PDP tanpa melalui RS setempat,” paparnya.
-
PAPUA TENGAH11/03/2026 12:11 WIBPenembakan di Area Tambang Grasberg Mimika, 1 Karyawan Freeport Tewas
-
FOTO11/03/2026 16:39 WIBFOTO: AHY Beri Bantuan Sosial untuk Ojol dan Warga Tionghoa di Masjid Babah Alun
-
PAPUA TENGAH11/03/2026 20:28 WIBKronologi Penembakan di Grasberg Freeport Indonesia
-
RIAU11/03/2026 15:45 WIBPangdam Tuanku Tambusai dan Kapolda Riau Kompak Tutup TMMD ke-127
-
PAPUA TENGAH11/03/2026 17:45 WIBPenembakan di Grasberg Tewaskan Karyawan, PTFI Sampaikan Duka Mendalam
-
OASE11/03/2026 05:00 WIBSurah Ash-Sharh: Janji Kemudahan di Balik Kesulitan
-
POLITIK11/03/2026 11:30 WIBGus Hilmy Soroti RI di Board of Peace, Ingatkan Dampak Politik Nasional
-
JABODETABEK11/03/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cenderung Berawan

















