OTOTEK
Jika Dibutuhkan, DFSK Siap Berkontribusi di Program KDKMP
AKTUALITAS.ID – Di Indonesia, DFSK telah melahirkan kendaraan niaga mulai dari segmen konvensional hingga kendaraan niaga berbasis baterai seperti DFSK Gelora E dan juga DFSK Super Cab untuk konvensionalnya.
CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus menyatakan bahwa pihaknya siap berkontribusi jika memang dibutuhkan dalam pelaksanaan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui tiga tahap yang perlu diketahui sebelumnya.
“Kami siap. Tetapi kami ini ada tiga tahap yang mesti kita lalui baru kami mau,” kata Alexander Barus di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Menurut dia, tiga tahap yang perlu diketahui ini untuk memberikan gambaran apakah nantinya unit-unit yang dibutuhkan tersebut sesuai dengan kebutuhan atau tidak, sehingga, kendaraan yang dikeluarkan tersebut memberikan manfaat yang sesuai.
Dia melanjutkan bahwa tahap yang pertama adalah pihaknya harus mengetahui lebih detil, apakah kendaraan-kendaraan yang dibutuhkan itu benar berpenggerak 4×2 atau 4×4.
“Satu, we do need assessment. Artinya begini, need assessment itu apa yang dibutuhkan oleh koperasi desa ini, betul atau tidak butuh 4×2,” lanjut dia.
Lalu, untuk tahap selanjutnya pihaknya juga perlu memastikan bahwa kendaraan-kendaraan yang digunakan oleh program KDKMP benar-benar membutuhkan kendaraan berpenggerak 4×4. Tahapan ini dirasa penting oleh DFSK Indonesia, untuk memastikan bahwa kendaraan ini tepat sasaran nantinya.
Tahapan ketiga adalah, jadwal yang jelas terkait pendistribusian dan juga jumlah unit yang nantinya memang dibutuhkan oleh pemerintah untuk mendukung program KDKMP.
“Yang ketiga, itu berapa yang dibutuhkan? Ini tiga harus kita pastikan bersama. Kalau sudah, baru tahap berikutnya kita bicara soal harga,” ujar dia.
Ketika tiga tahapan itu terpenuhi, pihaknya meyakinkan bahwa DFSK Indonesia berani untuk memberikan harga yang kompetitif. Hal ini juga merupakan komitmen perusahaan untuk industri otomotif Indonesia.
“Kami bisa menyampaikan harga yang bersaing. Dengan catatan, permintaan sesuai dengan apa yang kita produksi, bukan yang tidak kita produksi,” jelas dia.
DFSK Gelora E dan DFSK Super Cab memiliki keunggulannya masing-masing. Untuk DFSK Gelora E, pihaknya mengklaim bahwa kendaraan ini mampu menjelajah hingga 300 km dan menjadi salah satu pelopor kendaraan van listrik untuk logistik dan penumpang.
Sementara untuk DFSK Super Cab, kendaraan komersial ringan ini memiliki kemampuan yang cukup positif. Menurut catatan yang ada, kendaraan ini memiliki kemampuan untuk mengangkut beban hingga 1,4 ton.
(Ari Wibowo/goeh)
-
NASIONAL29/09/2026 20:00 WIBGercep! Kemensos Selamatkan Bocah 12 Tahun Tak Sekolah
-
NASIONAL29/09/2026 19:00 WIBDPR Desak Napi Lapas Mewah Dikirim ke Nusakambangan
-
RAGAM29/09/2026 21:30 WIBFestival Generasi Cerdas 2026 Tampilkan Karya dan Prestasi Sekolah Binaan Astra
-
POLITIK29/09/2026 16:00 WIBBelum 2029, Golkar Sudah Pasang Kuda-Kuda Kemenangan
-
NASIONAL29/09/2026 17:00 WIBOmbudsman Bongkar Dugaan Pungli Rp150 Ribu di Lapas Cibinong
-
DUNIA29/09/2026 18:00 WIBGelombang Demo Siswa Menjalar ke Berbagai Kota Prancis
-
DUNIA29/09/2026 21:00 WIBTrump Ketuk Pintu Iran, Teheran Ogah Buka
-
NUSANTARA30/09/2026 07:30 WIBHIV/AIDS di Lebak Tembus 85 Orang

















