DUNIA
Iran Dikabarkan Siapkan Pengganti Mojtaba Khamenei
AKTUALITAS.ID – Dinamika politik di Iran kembali menjadi sorotan setelah media oposisi IranWire mengungkap klaim mengenai kemungkinan pergantian posisi Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran.
Dalam laporan eksklusifnya, IranWire mengutip dua sumber yang disebut memiliki kedekatan dengan berbagai faksi politik dan unsur keamanan di dalam sistem pemerintahan Iran. Kedua sumber tersebut mengklaim bahwa pembahasan mengenai figur pengganti mulai menguat setelah tercapainya kesepakatan dengan Amerika Serikat serta berakhirnya konflik yang melibatkan AS dan Israel.
Menurut laporan tersebut, sejumlah tokoh politik dan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) disebut memandang keberlanjutan kepemimpinan Mojtaba Khamenei semakin sulit dipertahankan.
IranWire menulis bahwa sejumlah pihak di lingkungan elite meyakini sistem membutuhkan figur baru yang dinilai mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan negara dalam jangka panjang.
Media oposisi itu juga mengutip sumber yang disebut memiliki hubungan dengan lingkungan para Grand Ayatollah di Kota Qom.
Sumber tersebut menegaskan bahwa Iran tidak kekurangan ulama dan tokoh agama yang memiliki kapasitas untuk menduduki posisi tertinggi dalam struktur kepemimpinan negara.
Menurut sumber tersebut, sejumlah pejabat senior disebut memilih menunggu situasi keamanan dan politik mereda sebelum menentukan arah kepemimpinan berikutnya.
“Oleh karena itu, para pejabat tinggi negara sedang menunggu situasi mereda dan perang berakhir. Saat itulah salah satu atau sekelompok ahli teologi terhormat tersebut akan mengambil alih Welayat,” demikian kutipan yang dimuat IranWire.
Laporan itu juga menyebut adanya dukungan dari sebagian anggota Majelis Ahli terhadap kemungkinan munculnya pemimpin tertinggi yang baru.
Di sisi lain, sumber lain yang pernah bertugas di IRGC mengklaim terdapat kelompok tertentu yang justru berupaya mempertahankan posisi Mojtaba Khamenei melalui berbagai manuver politik.
Kelompok tersebut disebut berasal dari kalangan yang memiliki kedekatan dengan IRGC dan Basij serta mempunyai kepentingan strategis maupun ekonomi terhadap kelangsungan struktur kekuasaan yang ada saat ini.
IranWire juga menyoroti perkembangan Kampanye Janfada yang belakangan disebut mengalami perluasan pengaruh. Media tersebut mengutip sumber yang menyatakan bahwa Hossein Taeb, mantan Kepala Organisasi Intelijen IRGC dan tokoh berpengaruh di Basij, diduga memperluas aktivitas kampanye tersebut hingga mencakup pelatihan militer.
Menurut sumber yang dikutip IranWire, Taeb mengklaim memiliki komunikasi rutin dengan Mojtaba Khamenei dan menyebut perluasan kampanye tersebut diketahui sepenuhnya oleh pemimpin Iran tersebut.
Namun klaim itu disebut diragukan oleh sejumlah pejabat di lingkungan pemerintahan Iran yang menilai pernyataan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan situasi sebenarnya.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran maupun kantor Pemimpin Tertinggi yang mengonfirmasi laporan IranWire tersebut. Meski demikian, kemunculan isu suksesi di tengah dinamika geopolitik kawasan kembali memunculkan spekulasi mengenai arah masa depan kepemimpinan Republik Islam Iran. (Mun)
-
NASIONAL29/09/2026 20:00 WIBGercep! Kemensos Selamatkan Bocah 12 Tahun Tak Sekolah
-
NASIONAL29/09/2026 19:00 WIBDPR Desak Napi Lapas Mewah Dikirim ke Nusakambangan
-
POLITIK29/09/2026 16:00 WIBBelum 2029, Golkar Sudah Pasang Kuda-Kuda Kemenangan
-
RAGAM29/09/2026 21:30 WIBFestival Generasi Cerdas 2026 Tampilkan Karya dan Prestasi Sekolah Binaan Astra
-
NASIONAL29/09/2026 17:00 WIBOmbudsman Bongkar Dugaan Pungli Rp150 Ribu di Lapas Cibinong
-
DUNIA29/09/2026 18:00 WIBGelombang Demo Siswa Menjalar ke Berbagai Kota Prancis
-
DUNIA29/09/2026 21:00 WIBTrump Ketuk Pintu Iran, Teheran Ogah Buka
-
NUSANTARA29/09/2026 14:30 WIBMahasiswi USU Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

















