DUNIA
Israel Blak-blakan Targetkan Mojtaba Khamenei
AKTUALITAS.ID – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, telah masuk dalam daftar target operasi Israel.
Dalam wawancara yang dikutip Fox News, Katz mengatakan bahwa Mojtaba Khamenei telah “ditandai” sebagai target. Pernyataan tersebut menjadi salah satu sinyal paling keras dari pejabat tinggi Israel sejak meningkatnya ketegangan antara Tel Aviv dan Teheran.
Katz juga menegaskan bahwa Israel tidak menutup kemungkinan melancarkan kembali operasi militer terhadap Iran apabila situasi berkembang ke arah eskalasi. Menurutnya, terdapat dua kondisi yang dapat memicu serangan baru.
Pertama, apabila Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan proses negosiasi dengan Iran telah berakhir dan mendukung kelanjutan operasi militer. Kedua, jika Iran melancarkan serangan langsung terhadap Israel.
“Jika Iran menyerang, akan ada perang ketiga. Situasinya sangat jelas,” kata Katz.
Ia menambahkan bahwa Israel tidak akan membiarkan setiap serangan rudal dari Iran tanpa respons militer. Katz bahkan mengklaim militer Israel dapat melancarkan serangan balasan hanya dalam waktu dua hari setelah terjadi serangan dari Iran.
Menurutnya, ia telah memerintahkan Israel Defense Forces (IDF) untuk menyiapkan operasi lanjutan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan eskalasi konflik.
Sementara itu, keberadaan Mojtaba Khamenei hingga kini masih menjadi sorotan. Sejak menggantikan mendiang ayahnya, Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, ia belum tampil di hadapan publik.
Berbeda dengan ayahnya yang selama bertahun-tahun rutin muncul dalam berbagai agenda kenegaraan, Mojtaba dikenal sangat tertutup dan disebut memiliki latar belakang kuat di bidang intelijen. Minimnya penampilan publik membuat keberadaannya kerap menjadi bahan spekulasi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran.
Pernyataan Katz memperlihatkan bahwa hubungan kedua negara masih berada dalam fase yang sangat tegang. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran mengenai pernyataan tersebut maupun tanggapan atas ancaman yang disampaikan Menteri Pertahanan Israel. (Mun)
-
NUSANTARA15/08/2026 18:30 WIBGempa M 6,4 Simalungun Bikin Warga Medan Hingga Aceh Berhamburan Keluar Rumah
-
NASIONAL15/08/2026 19:00 WIBKemhan Beri Restu Logonya Dipasang di Kapal Haji Isam
-
NASIONAL15/08/2026 17:00 WIBEddy Soeparno Desak MBG Dibersihkan dari Masalah
-
NASIONAL15/08/2026 16:00 WIBDasco Pastikan Perpres Ojol Hampir Final
-
DUNIA15/08/2026 18:00 WIBTrump Bantah Awak USS Lincoln Stres
-
DUNIA15/08/2026 15:00 WIBNATO Tembak Jatuh Drone Asing di Latvia
-
RIAU15/08/2026 21:15 WIBAbrasi Ancam 1.700 Hektare Kebun Kelapa Masyarakat, Kuala Selat Jadi Titik Pamungkas Ekspedisi Merah Putih
-
DUNIA15/08/2026 21:00 WIBIran: Hormuz Tak Bisa Direbut Lewat Cuitan

















