Connect with us

DUNIA

Kurir Rahasia Jadi Satu-satunya Jalur Komunikasi ke Mojtaba Khamenei

Aktualitas.id -

Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Laporan intelijen Amerika Serikat mengungkap klaim mengejutkan terkait kondisi kepemimpinan tertinggi Iran di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, disebut berada dalam kondisi bersembunyi di lokasi yang dirahasiakan dan hanya dapat berkomunikasi melalui jaringan kurir khusus.

Laporan tersebut disampaikan CBS News, yang mengutip pejabat intelijen Amerika Serikat. Menurut informasi itu, seluruh komunikasi dengan Mojtaba Khamenei harus melalui jalur utusan rahasia untuk menghindari potensi ancaman serangan, termasuk dari Israel.

Pejabat AS menyebut, bahkan sejumlah pejabat senior Iran tidak memiliki akses komunikasi langsung dengan pemimpin tersebut. Seluruh pesan harus melewati sistem kurir yang dirancang untuk menyamarkan lokasi keberadaannya.

“Setiap informasi yang dia terima sudah terlambat dan ada banyak penundaan dalam responsnya,” ujar salah satu pejabat AS kepada CBS News.

Laporan yang dikutip dari Times of Israel itu juga menyebut bahwa kondisi tersebut berdampak pada lambatnya proses komunikasi internal Iran, termasuk dalam pembahasan strategis dengan Amerika Serikat terkait upaya meredakan konflik dan isu program nuklir.

Selain itu, sejumlah pejabat tinggi Iran juga dilaporkan memilih bersembunyi di bunker dan membatasi komunikasi satu sama lain karena kekhawatiran menjadi target serangan.

Situasi ini disebut memperburuk koordinasi internal pemerintahan Iran di tengah ketegangan yang terus meningkat dengan Israel dan Amerika Serikat.

Pejabat AS lainnya menggambarkan kondisi komunikasi di internal Iran sebagai situasi yang kacau dan penuh keterbatasan.

“Mereka berusaha mencari cara untuk berkomunikasi satu sama lain, hampir seperti menonton situasi yang sangat frustratif,” ujar pejabat tersebut.

Hingga kini, klaim tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari pemerintah Iran. Namun laporan ini telah memicu perhatian internasional terkait kondisi stabilitas kepemimpinan dan komunikasi di dalam struktur pemerintahan Iran. (Mun)

TRENDING