Connect with us

EKBIS

IHSG Sempat Ambles, Kemudian Rebound ke 6.093

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Perdagangan perdana bulan Oktober 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) berlangsung penuh gejolak. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah, namun hanya dalam hitungan menit berhasil berbalik arah ke zona hijau sebelum kembali menghadapi tekanan jual.

Pada pembukaan perdagangan Kamis (1/10/2026), IHSG turun 8,25 poin atau 0,14 persen ke level 6.062,89 dari penutupan sebelumnya di posisi 6.071,13. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 ikut terkoreksi 2,09 poin atau 0,35 persen menjadi 599,09.

Meski demikian, tekanan tersebut tidak berlangsung lama. Pada pukul 09.02 WIB, IHSG berhasil berbalik menguat 0,18 persen ke level 6.083,02 didorong aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

BACA JUGA  Awal Pekan, IHSG Ditutup Menguat

Namun reli tersebut kembali kehilangan tenaga. Beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 09.05 WIB, IHSG kembali tergelincir dan turun 0,21 persen ke level 6.060,16. Pergerakan yang berubah cepat ini menunjukkan tingginya volatilitas pasar pada awal perdagangan bulan baru.

Hingga pukul 09.21 WIB, data perdagangan menunjukkan IHSG kembali menguat 22,59 poin atau sekitar 0,37 persen ke posisi 6.093,72. Sebanyak 331 saham berada di zona hijau, 218 saham melemah, dan 190 saham bergerak stagnan.

Aktivitas perdagangan juga terpantau cukup ramai. Nilai transaksi mencapai Rp1,617 triliun dengan volume perdagangan sekitar 8,366 miliar saham.

Sebelumnya, hanya satu menit setelah perdagangan dibuka, IHSG sempat mencatat penguatan 0,15 persen ke level 6.080 dengan 280 saham naik, 181 saham turun, dan 502 saham tidak mengalami perubahan harga. Pada saat itu nilai transaksi telah mencapai Rp454 miliar dengan volume sekitar 4 miliar lembar saham.

BACA JUGA  IHSG Bangkit Usai Terpuruk, Tapi Ancaman Global dan Lesunya Manufaktur Masih Bayangi Pasar

Di tengah fluktuasi IHSG, sejumlah indeks utama lainnya masih bergerak positif. Indeks LQ45 tercatat menguat 0,03 persen ke level 601, indeks JII naik 0,07 persen ke posisi 362, indeks MNC36 bertambah 0,34 persen ke level 264, sedangkan IDX30 menguat 0,07 persen ke level 333.

Sepanjang sesi awal perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.085,16 dan level terendah di 6.062,81. Kondisi ini mencerminkan tarik-menarik yang kuat antara pelaku pasar yang memburu saham murah dengan investor yang memilih merealisasikan keuntungan.

Pergerakan yang naik-turun dalam waktu singkat menjadi sinyal bahwa pasar masih mencari arah di tengah berbagai sentimen ekonomi domestik maupun global. Investor kini menanti apakah penguatan IHSG dapat bertahan hingga penutupan perdagangan atau justru kembali tertekan menjelang akhir sesi. (Firman/Mun)

BACA JUGA  IHSG Ambruk! Zona Hijau Cuma Bertahan Sesaat

TRENDING