Connect with us

EKBIS

IHSG Bangkit 1,26 Persen

Aktualitas.id -

Ilustrasi, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID- Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan volatilitas tinggi pada awal perdagangan Selasa (20/10/2026). Setelah dibuka di zona merah, indeks acuan pasar modal Indonesia itu secara mengejutkan berbalik arah dan melesat menembus level psikologis 5.000.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG berada di posisi 4.980,163 atau turun 16,45 poin setara 0,33 persen. Pelemahan tersebut sempat memicu kekhawatiran pelaku pasar yang masih dibayangi tekanan dalam beberapa waktu terakhir.

Namun, kondisi itu tidak berlangsung lama. Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 09.20 WIB, IHSG justru berbalik menguat signifikan sebesar 62,948 poin atau 1,26 persen ke level 5.059,557.

Bahkan sebelumnya, pada pukul 09.05 WIB, indeks sempat melonjak ke posisi 5.077,80, naik 80,91 poin atau 1,63 persen dari posisi pembukaan. Sepanjang sesi pagi, IHSG bergerak dalam rentang 4.980 hingga 5.143, menunjukkan tingginya aktivitas transaksi dan antusiasme investor.

BACA JUGA  Rabu Pagi, IHSG Dibuka Positif ke Level 5.093

Penguatan indeks turut didukung dominasi saham yang berada di zona hijau. Tercatat sebanyak 402 saham menguat, sementara 275 saham melemah dan 100 saham bergerak stagnan.

Aktivitas perdagangan juga berlangsung sangat ramai. Nilai transaksi hingga pagi hari mencapai Rp7,395 triliun dengan volume perdagangan mencapai 17,147 miliar saham. Sementara kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat sebesar Rp8.936,360 triliun.

Pada awal sesi, aktivitas pasar juga terpantau padat dengan volume transaksi mencapai 3,667 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp1,604 triliun. Frekuensi perdagangan terus meningkat hingga menembus 187.294 transaksi, mencerminkan tingginya minat investor dalam berburu saham yang dianggap sudah berada pada level menarik.

Meski menunjukkan rebound kuat pada perdagangan pagi ini, performa IHSG secara jangka menengah masih menghadapi tantangan besar. Dalam sebulan terakhir, indeks tercatat masih melemah 19,11 persen, sedangkan sejak awal tahun 2026 IHSG telah terkoreksi hingga 41,28 persen.

BACA JUGA  PPKM Level 4 Diperpanjang, IHSG Dibuka Naik 11 Poin ke Level 6.107

Lonjakan pada perdagangan hari ini menjadi sinyal positif bagi pasar setelah tekanan panjang yang membebani bursa domestik. Pelaku pasar kini menanti apakah penguatan tersebut mampu berlanjut hingga penutupan perdagangan atau hanya menjadi rebound teknikal di tengah volatilitas yang masih tinggi.

Kebangkitan IHSG pada sesi pagi setidaknya memberikan secercah optimisme bahwa pasar saham Indonesia masih memiliki daya tarik, terutama ketika ratusan saham mulai kembali bergerak ke zona hijau dan investor memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian. (Firman/Mun)

TRENDING