Connect with us

NUSANTARA

Banjir Kepung Aceh hingga Sumut

Aktualitas.id -

Ilustrasi, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Banjir besar merendam sejumlah wilayah di Aceh hingga Sumatera Utara. Ribuan warga terdampak dan masih terjebak di tengah genangan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, mengungkap kondisi paling parah terjadi di Kota Subulussalam, Aceh.

“Di Subulussalam di Aceh, terjadi banjir dan di sana ada 1.368 orang terdampak. Air masih menggenangi permukiman hingga hari ini, kira-kira 3 hari belum surut,” ujar Berton, Selasa (27/10/2026).

Tak hanya Subulussalam, banjir juga meluas ke Aceh Tenggara dan Nagan Raya. Namun hingga kini, BNPB belum bisa merinci jumlah korban karena akses dan pendataan yang masih terkendala.

“Sedangkan di wilayah lain juga, di Nagan Raya dan Aceh Tenggara terjadi banjir dan kami belum mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai jumlah warga yang terdampak di sini dan airnya juga belum surut,” jelasnya.

BACA JUGA  Pandemi tak Kunjung Usai, Petugas Tracer Covid-19 Malah tak Digaji Dua Bulan oleh BNPB

Banjir juga menyebar hingga ke Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. BNPB memberi sinyal bahaya: ini baru permulaan.

Menurut Berton, puncak musim hujan akan jatuh pada Desember-Januari. Sumatera dan Kalimantan diminta siaga penuh mulai November.

“Untuk Sumatra dan Kalimantan perlu bersiap lebih awal karena puncak musim hujan jatuh di bulan Desember dan Januari, sehingga mulai sekarang memastikan kesiapsiagaan di dua wilayah atau dua pulau ini,” tegasnya.

BNPB kini menyiapkan langkah antisipasi: jalur evakuasi, uji sirene peringatan dini hingga ke desa, dan audit logistik di gudang daerah.

“Logistik perlu diperhatikan, menghitung ulang logistik di gudang daerah dengan membandingkan stok yang ada dengan kebutuhan pengungsi ketika terjadi nantinya,” pungkasnya. (Irawan/Mun)

BACA JUGA  Badai La Nina, BNPB Minta Kepala Daerah Siapkan Tempat Pengungsian

TRENDING