DUNIA
Penyelidik PBB Tuding Israel Lakukan ‘Pemusnahan’ di Tepi Barat & Genosida di Gaza
AKTUALITAS.ID – Laporan terbaru dari Komisi Penyelidikan Internasional Independen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membongkar fakta mengerikan terkait eskalasi kekerasan di wilayah Palestina. Para penyelidik PBB secara tegas menyatakan bahwa Israel tidak hanya melanjutkan “genosida” di Jalur Gaza, tetapi juga tengah melakukan kejahatan kemanusiaan berupa upaya “pemusnahan” warga Palestina di Tepi Barat.
Laporan tajam yang dirilis tepat sehari sebelum pemilihan umum Israel ini menyoroti operasi militer brutal yang berpadu dengan kekerasan sistematis dari pemukim Yahudi. PBB menemukan bahwa otoritas dan pasukan Israel secara sadar melancarkan serangan meluas terhadap warga sipil yang tak bersenjata.
“Otoritas dan pasukan Israel telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pemusnahan, penyiksaan, pemerkosaan, dan bentuk-bentuk kekerasan seksual lainnya di Tepi Barat,” ungkap komisi tersebut dalam laporannya pada Selasa (27/10/2026). Persekusi ini disebut berakar kuat pada diskriminasi ras, etnis, dan kewarganegaraan.
Ketua Komisi Penyelidikan, Srinivasan Muralidhar, menyebut tindakan Israel ini sebagai bentuk hukuman kolektif (collective punishment) yang disengaja atas serangan Hamas. “Membunuh dan melukai warga sipil secara sengaja, menghancurkan rumah, ditambah penyangkalan terus-menerus untuk bertanggung jawab, merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk memusnahkan dan mengusir warga Palestina,” tegas Muralidhar.
Menghadapi tuduhan berat dari dunia internasional, Tel Aviv merespons dengan penolakan mentah-mentah. Kementerian Luar Negeri Israel menuding laporan PBB tersebut sebagai dokumen propaganda fiktif yang sengaja dirancang untuk melegitimasi terorisme dan melemahkan hak Israel untuk membela diri.
Kendati mendapat penolakan, para penyelidik PBB tetap mengeluarkan ultimatum keras. Mereka mendesak Israel untuk segera menghentikan niat genosidal di Gaza, mengakhiri pendudukan ilegal di wilayah Palestina, dan mencabut seluruh permukiman Yahudi tanpa syarat. (Mun)
-
RAGAM27/10/2026 23:00 WIBIndonesia Berada di Pertemuan Empat Lempeng Tektonik Aktif
-
POLITIK27/10/2026 17:00 WIBDoli Khawatir Seleksi KPU Pakai Aturan Kedaluwarsa
-
RAGAM27/10/2026 19:30 WIBGrace Debbie Kandou Masuk Bursa Rektor Unsrat 2026–2030, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
-
JABODETABEK27/10/2026 22:00 WIBPeluru Nyasar Bikin Geger Showroom Mobil Jakarta Timur
-
RIAU27/10/2026 18:30 WIBDPRD Pelalawan Setujui APBD-P Rp1,663 Triliun, Kepentingan Rakyat Diutamakan
-
JABODETABEK27/10/2026 17:30 WIBWarga Ngotot Ancol Gratis, DPRD Beri Syarat Khusus Lewat Jalur CSR
-
DUNIA27/10/2026 15:00 WIBKalahkan Flavio Bolsonaro, Lula da Silva Menang Pilpres Brasil 2026
-
DUNIA27/10/2026 18:00 WIBChina Siapkan Radar Rahasia di Sayap Jet Siluman J-20

















