NUSANTARA
Nelayan di Pandeglang Diterkam Buaya Saat Tebar Jaring
AKTUALITAS.ID – Teror buaya kembali menghantui warga pesisir Kabupaten Pandeglang, Banten. Seorang pencari ikan bernama M Romli (50), warga Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, mengalami luka parah setelah diserang seekor buaya saat menebar jaring di kawasan muara.
Peristiwa mengerikan itu terjadi ketika korban sedang mencari ikan seperti aktivitas yang biasa dilakukannya setiap hari. Namun, situasi mendadak berubah mencekam saat seekor buaya muncul dan langsung menyerang.
“Nyari ikan di muara, pas nebar jaring, tiba-tiba diterkam buaya,” kata Kepala Desa Banyuasih, Iyat, Selasa (27/10/2026).
Menurut Iyat, buaya tersebut menggigit bagian kaki korban. Dalam kondisi panik dan kesakitan, Romli berusaha menyelamatkan diri dengan melawan reptil ganas tersebut.
Korban disebut sempat melakukan perlawanan sengit dengan menendang tubuh buaya menggunakan kaki kirinya hingga akhirnya gigitan hewan buas itu terlepas.
“Dia sempat melawan, dengan menendang buaya pakai kaki kiri hingga lepas. Kaki kanannya mah luka robek,” ujar Iyat.
Meski berhasil melepaskan diri dari serangan mematikan tersebut, Romli mengalami luka cukup serius pada bagian kaki akibat gigitan buaya.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat ini Romli masih menjalani perawatan di Puskesmas Sumur. Kondisinya dilaporkan stabil, namun luka yang dialaminya tergolong cukup parah.
“Masih dirawat di Puskesmas Sumur, luka di bagian kakinya cukup parah,” ungkap Iyat.
Insiden ini kembali memunculkan kekhawatiran warga terkait keberadaan buaya di kawasan muara yang kerap menjadi lokasi aktivitas nelayan dan pencari ikan.
Pemerintah desa pun meminta instansi terkait segera turun tangan untuk menangani kemunculan buaya yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.
Iyat berharap ada langkah konkret dari pemerintah maupun pihak berwenang agar kejadian serupa tidak kembali menimpa warga lain.
“Kami berharap ada penanganan khusus dari pemerintah biar buaya ditangkap, khawatir ada peristiwa serupa,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan sungai dan muara agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang diketahui menjadi habitat satwa liar berbahaya seperti buaya. (Kusuma/Mun)
-
RAGAM27/10/2026 23:00 WIBIndonesia Berada di Pertemuan Empat Lempeng Tektonik Aktif
-
JABODETABEK27/10/2026 22:00 WIBPeluru Nyasar Bikin Geger Showroom Mobil Jakarta Timur
-
POLITIK27/10/2026 17:00 WIBDoli Khawatir Seleksi KPU Pakai Aturan Kedaluwarsa
-
RIAU27/10/2026 18:30 WIBDPRD Pelalawan Setujui APBD-P Rp1,663 Triliun, Kepentingan Rakyat Diutamakan
-
RAGAM27/10/2026 19:30 WIBGrace Debbie Kandou Masuk Bursa Rektor Unsrat 2026–2030, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
-
DUNIA27/10/2026 18:00 WIBChina Siapkan Radar Rahasia di Sayap Jet Siluman J-20
-
JABODETABEK27/10/2026 17:30 WIBWarga Ngotot Ancol Gratis, DPRD Beri Syarat Khusus Lewat Jalur CSR
-
DUNIA27/10/2026 15:00 WIBKalahkan Flavio Bolsonaro, Lula da Silva Menang Pilpres Brasil 2026

















