Connect with us

OTOTEK

Google Wanti-Wanti Peretas Bisa Kuasai Komputer dari Jarak Jauh

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITASI.ID – Dunia maya kembali diguncang ancaman tingkat tinggi. Raksasa teknologi Google secara resmi mengeluarkan peringatan darurat kepada berbagai organisasi di seluruh dunia agar bersiap menghadapi gelombang serangan siber mematikan menyusul ditemukannya celah keamanan (bug) kritis pada perangkat pendukung jarak jauh (remote support appliances) buatan perusahaan keamanan siber AS, BeyondTrust.

Berdasarkan laporan dari Google Threat Intelligence Group dan Mandiant, celah keamanan ini merupakan celah berbahaya jenis zero-day yang memberikan keleluasaan penuh bagi peretas. Jika berhasil dieksploitasi, celah ini memungkinkan penjahat siber mencuri kredensial penting, mengunggah berkas sembarangan secara ilegal, hingga merampas kendali penuh atas komputer inang (host).

Temuan ini bukan sekadar teori. Investigasi mengungkap bahwa kelompok peretas berbahaya yang diduga kuat memiliki afiliasi dengan Tiongkok dan dijuluki sebagai Armory Castle, telah lebih dulu mengeksploitasi kerentanan tersebut secara sembunyi-sembunyi sejak bulan Agustus lalu, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (17/10/2026).

BACA JUGA  Cek Seberapa Terkenal Namamu di Google, Sekaligus Hapus Jejak Digitalmu dengan Cara Ini

Kerentanan ini dinilai sangat masif karena menyerang BeyondTrust Remote Support, sebuah perangkat lunak tingkat perusahaan (enterprise) yang biasa diandalkan oleh tim teknologi informasi (TI) untuk mengakses, merawat, dan memperbaiki perangkat komputer secara jarak jauh.

Google memperingatkan bahwa setelah informasi kerentanan ini terbuka ke publik, kelompok Armory Castle beserta sindikat peretas lainnya dipastikan akan berlomba-lomba melancarkan eksploitasi secara membabi buta dan meluas.

Menghadapi potensi petaka besar ini, Google mendesak seluruh korporasi dan lembaga terkait untuk tidak menunda waktu. Langkah mitigasi kilat dan pemasangan patch keamanan wajib dilakukan seketika guna menutup celah sebelum jaringan vital lumpuh total. (Mun)

TRENDING