Connect with us

NUSANTARA

Dentuman Anak Krakatau Gegerkan Pandeglang

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) kian mengkhawatirkan dan menebar teror. Berada dalam status Level III (Siaga), gunung api aktif di Selat Sunda tersebut terpantau terus menerus memuntahkan material erupsi hingga tengah malam, disertai suara dentuman keras yang menggelegar sampai ke Pos Pantau Pasauran.

Berdasarkan laporan resmi dari situs Magma Kementerian ESDM, Minggu (6/9/2026) pukul 00.31 WIB, erupsi dahsyat ini tercatat mulai menampakkan keaktifan intensif sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Dalam periode pengamatan malam hari pukul 18.00 hingga 24.00 WIB, visual gunung tertutup kabut tebal dengan cuaca berawan hingga mendung, sementara angin bertiup lemah ke arah utara dan barat laut. Namun, di balik pekatnya kabut, aktivitas vulkanik menunjukkan taringnya. Petugas di lapangan merekam satu kali gempa letusan dengan amplitudo raksasa mencapai 70 mm.

BACA JUGA  Hingga Mei 2021, Kementerian ESDM Serap Anggaran Rp1,3 Triliun

Yang paling mendebarkan, petugas piket melaporkan terdengarnya suara dentuman serta suara gemuruh secara berkala dari Pos Pengamatan GAK Pasauran. Fenomena letusan ini diinterpretasikan sebagai lava fountain atau lontaran lava air mancur yang membumbung di area kawah.

“Kondisi erupsi seperti ini diinterpretasikan sebagai Lava Fontain atau lava air mancur. Terdengar dentuman dan gemuruh dari Pos GAK Pasauran,” tulis laporan resmi tersebut.

Menyusul situasi darurat yang kian eskalatif ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan peringatan harga mati. Seluruh masyarakat, pengunjung, wisatawan, hingga pendaki diultimatum untuk tidak mendekati kawah aktif dan dilarang beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung. (Irawan/Mun)

BACA JUGA  Kementerian ESDM Pastikan Penghentian Impor Solar April 2026

TRENDING