Connect with us

NUSANTARA

Konvoi 15 Kendaraan Freeport Ditembaki

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Teror penembakan kembali mengguncang kawasan operasional PT Freeport Indonesia. Rombongan konvoi kendaraan yang sedang melintas di Jalan Tambang Mile Point 60, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mendadak diberondong tembakan oleh pihak tak dikenal pada Rabu (2/9/2026) pagi.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, membeberkan bahwa insiden mematikan tersebut terjadi sekitar pukul 08.25 WIT saat rombongan yang terdiri dari 13 unit bus, satu unit towing truck, dan satu unit mobil boks bergerak menuju Timika.

Dari total 15 kendaraan yang mengular dalam barisan konvoi, tiga di antaranya menjadi sasaran berondongan peluru tajam.

“Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat tiga kendaraan yang terkena tembakan, yaitu dua unit bus dan satu unit towing truck. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” ujar Yusuf dalam keterangan resminya, Jumat (4/9/2026).

BACA JUGA  Kapal KM Jaya Baru Tenggelam di Muara Poumako Mimika

Serangan berlangsung brutal. Bus nomor lambung 140591 yang berada di posisi urutan keempat disapu lima kali tembakan dari arah depan dan kiri. Kaca depan pecah, pintu samping robek, hingga serpihan logam tajam berserakan di area dashboard serta atap bus.

Tak berhenti di situ, bus urutan keenam ditembus peluru pada bagian atas kabin, sementara towing truck di barisan ketujuh dihantam tiga kali tembakan di bagian pintu dan kaca spion.

Tim olah tempat kejadian perkara (TKP) dari Satgas Operasi Damai Cartenz yang diterjunkan ke lokasi menemukan barang bukti krusial berupa tiga selongsong amunisi kaliber 5,56 mm.

Kendati demikian, pihak kepolisian belum mau terburu-buru menunjuk kelompok tertentu sebagai dalang aksi penyerangan ini sebelum mengantongi bukti kuat.

BACA JUGA  Meksiko Berduka: Wali Kota Carlos Manzo Tewas Ditembak

“Untuk pihak yang diduga sebagai pelaku, saat ini masih dalam proses penyelidikan. Petugas masih mendalami keterangan saksi, barang bukti, dan temuan di lapangan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut,” pungkas Yusuf. (Irawan/Mun)

TRENDING