Connect with us

EKBIS

Menteri ESDM Pastikan Subsidi BBM untuk Nelayan Tidak Gunakan APBN

Aktualitas.id -

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.AKTUALITAS.ID

AKTUALITAS.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan harga khusus bahan bakar minyak (BBM) bagi nelayan yang memiliki kapal berukuran 30 Gross Tonnage (GT) hingga 200 GT sebesar Rp15.000 per liter, merupakan bentuk kepastian pemerintah kepada pelaku usaha sektor perikanan agar dapat menjalankan kegiatan usaha dengan biaya operasional yang lebih terjangkau.

“Ini semua dalam rangka memberikan kepastian bagi saudara-saudara kita pelaku usaha di sektor perikanan. Memang harganya sangat tinggi sekarang. Dengan harga Rp15.000, diharapkan dapat membantu operasional nelayan yang memiliki kapal berukuran 30 GT ke atas,” ujar Bahlil.

Ketum Golkar itu memastikan kebijakan tersebut tidak akan menggunakan dana APBN. Melainkan dari pembiayaan subsidi berasal dari dana BPDP.

BACA JUGA  Update Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP AKR Hari Kamis (17/7/2025)

“Terkait dengan subsidi, tadi Pak Menko menyampaikan berasal dari BPDP, jadi tidak menggunakan APBN. Kita pakai dana dari BPDP,” tegasnya.

Dirinya memastikan pemerintah akan mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut agar tepat sasaran dan berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan akan dilakukan untuk menentukan titik distribusi BBM khusus tersebut.

“Ini nanti agar tidak disalahgunakan, titik-titik distribusinya akan dikoordinasikan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan. Supaya niat baik pemerintah untuk membantu nelayan tidak disalahgunakan. Ini yang akan kita jaga agar implementasinya berjalan dengan baik, dan tentu saja semuanya atas arahan dan perintah Bapak Presiden,” pungkas Bahlil.

Sebelumnya, Pemerintah menetapkan harga khusus bahan bakar minyak (BBM) bagi nelayan pengusaha yang memiliki kapal berukuran 30 Gross Tonnage (GT) hingga 200 GT sebesar Rp15.000 per liter. Kebijakan tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meringankan biaya operasional sekaligus memberikan kepastian usaha bagi sektor perikanan nasional.

BACA JUGA  Bukan Sekadar Alat Pilpres, Golkar Ingin Ubah Koalisi Taktis Jadi Koalisi Permanen

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, keputusan tersebut dibahas dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Padepokan Garuda Yaksa, Bogor, Jawa Barat, Senin (13/7/2026).

“Hari ini rapat dengan Bapak Presiden. Salah satu agenda yang dibahas adalah terkait harga BBM khusus bagi pengusaha nelayan yang memiliki kapal berukuran 30 GT sampai dengan 200 GT,” ujar Airlangga.

TRENDING