Connect with us

NUSANTARA

DOR! Buronan Curanmor Tewas Ditembak di Dapur Warga Tanggamus

Aktualitas.id -

Ilustras, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Pelarian panjang seorang buronan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penganiayaan di Lampung akhirnya berakhir. Rendi alias Tamong (35), yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), tewas ditembak polisi saat proses penangkapan di wilayah Kabupaten Tanggamus.

Buronan tersebut dilumpuhkan dalam operasi gabungan tim Resmob Polda Lampung dan Polres Tanggamus di Desa Terdana, Kecamatan Kota Agung, Senin (26/10/2026).

Sebelum penyergapan berlangsung, Rendi sempat berupaya meloloskan diri dengan menembus kebun, melintasi sungai, hingga masuk ke perkampungan warga. Pelariannya berakhir setelah ia diketahui bersembunyi di dapur salah satu rumah warga.

Mendapat informasi keberadaan target, petugas langsung bergerak dan mengepung lokasi dari tiga arah guna mempersempit ruang gerak buronan tersebut.

BACA JUGA  Sehari Setelah Dimarahi: Remaja Ditemukan Tak Bernyawa di Sudut Sekolah

Namun saat petugas memasuki rumah, Rendi disebut berupaya kabur melalui bagian belakang bangunan. Polisi menyatakan situasi berubah menjadi berbahaya ketika yang bersangkutan diduga menodongkan senjata api rakitan jenis revolver dan melakukan perlawanan menggunakan celurit.

Karena dinilai mengancam keselamatan petugas, tindakan tegas terukur akhirnya dilakukan hingga Rendi tersungkur dan meninggal dunia.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita barang bukti berupa senjata api rakitan jenis revolver dan sebilah celurit yang diduga digunakan saat melawan aparat.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Ujang Suprianto, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, Rendi merupakan buronan yang telah lama menjadi target pencarian aparat.

“Ya benar, jadi pelaku ini (Rendi) terlibat dalam sejumlah tindak pidana di wilayah Lampung. Ia juga merupakan DPO dari 2024,” ujar Ujang.

BACA JUGA  Kawanan Gajah Liar Injak Lansia Hingga Tewas di Lampung, Satgas Kirim Mahot untuk Penghalauan

Polisi menyebut Rendi diduga terlibat dalam serangkaian kasus pencurian sepeda motor di sejumlah wilayah Lampung. Selain itu, namanya juga dikaitkan dengan kasus penembakan terhadap seorang warga Kecamatan Semaka, Tanggamus, bernama Suhermi pada Mei 2024.

Dalam kasus tersebut, korban memergoki orang mencurigakan di belakang rumahnya. Cekcok yang terjadi kemudian berujung aksi penembakan yang menyebabkan korban mengalami luka tembak serius di bagian punggung kiri dan dada.

“Salah satu perkara yang dikaitkan dengannya merupakan pencurian dengan pemberatan yang disertai penganiayaan terhadap korban,” kata Ujang.

Jenazah Rendi telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani proses autopsi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

BACA JUGA  Abu Krakatau Picu Lonjakan ISPA di Tanggamus Lampung

Sementara itu, penyelidikan belum berhenti. Polda Lampung masih memburu sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor bersama Rendi.

Tewasnya Rendi mengakhiri perburuan panjang aparat terhadap salah satu buronan yang diduga terlibat dalam berbagai aksi kriminal di Lampung. Namun polisi memastikan pengejaran terhadap komplotannya masih terus berlanjut. (Irawan/Mun)

TRENDING