Berita
Untuk Pengembangan Jaringan Listrik Jawa-Bali, PLN Dapat Utang Rp4,3 T Dari AIIB
AKTUALITAS.ID – PT PLN (Persero) mendapatkan utang senilai US$310 juta atau setara Rp4,3 triliun (kurs Rp14.038 per US$) dari Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB). Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menuturkan utang untuk pengembangan jaringan distribusi di wilayah Jawa Timur dan Bali. Secara konkret, utang untuk meningkatkan tambahan akses listrik hingga 2,26 juta pelanggan. Selain itu […]
AKTUALITAS.ID – PT PLN (Persero) mendapatkan utang senilai US$310 juta atau setara Rp4,3 triliun (kurs Rp14.038 per US$) dari Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB).
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menuturkan utang untuk pengembangan jaringan distribusi di wilayah Jawa Timur dan Bali. Secara konkret, utang untuk meningkatkan tambahan akses listrik hingga 2,26 juta pelanggan.
Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas layanan listrik bagi 13,48 juta pelanggan di wilayah Jawa Timur dan Bali. Menurutnya, dua wilayah itu memiliki potensi besar untuk memacu sumber-sumber pertumbuhan ekonomi.
“Kami berharap proyek ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi, di Jawa Timur dan Bali yang diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi,” ucap Zulkifli seperti dikutip dari keterangannya Kamis (11/2).
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (PPR) Kemenkeu Luky Alfirman mengatakan fasilitas pembiayaan dari AIIB dijamin langsung oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII).
Fasilitas itu menunjukkan kepercayaan dan dukungan stakeholder internasional kepada pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur yang berdampak luas pada ekonomi.
Sementara penjaminan dari Kemenkeu dan PII menunjukkan pemerintah tetap konsisten untuk melanjutkan percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk pada proyek jaringan distribusi PLN tersebut.
“Dengan memberikan dukungan melalui penjaminan pemerintah pada proyek ini, Kementerian Keuangan bersama dengan PT PII mendukung PLN dalam meningkatkan rasio elektrifikasi nasional yang nantinya dapat dinikmati oleh masyarakat,” ucap Luky.
-
EKBIS02/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam 2 Februari 2026: Naik Rp 167.000 per Gram
-
OASE02/02/2026 05:00 WIBPelajaran Tauhid dan Sains dalam Surat Al-Anbiya Ayat 1-30 yang Wajib Diketahui Muslim
-
NASIONAL02/02/2026 06:00 WIBDKPP Sidang Anggota KPU Papua Pegunungan Adi Wetipo Terkait Dugaan Status ASN Aktif
-
RAGAM02/02/2026 14:30 WIBNisfu Syaban 2026: Simak Tanggal dan Cara Melaksanakan Puasa Sunnah
-
JABODETABEK02/02/2026 07:30 WIBJangan Sampai Telat! Layanan SIM Keliling Jakarta 2 Februari 2026 Tutup Pukul 14.00
-
EKBIS02/02/2026 10:30 WIBMenanti Data Ekonomi RI, Rupiah Senin Ini Konsolidasi di Kisaran Rp16.770 per Dolar AS
-
POLITIK02/02/2026 14:00 WIBPartai Prima Tuding PDIP Ingin Kunci Demokrasi dengan Usulan Ambang Batas
-
EKBIS02/02/2026 09:30 WIBPasar Saham ‘Berdarah’! IHSG Senin Pagi Longsor Tembus ke Bawah 8.000

















