Berita
Kisruh Skandal Pemerkosaan, Menhan dan Jaksa Agung Australia Dicopot
Dua pejabat tinggi Australia, yaitu menteri pertahanan dan jaksa agung, dicopot dari jabatannya usai kisruh dua skandal pemerkosaan yang disebut-sebut sebagai salah satu guncangan terbesar dalam pemerintahan Perdana Menteri Scott Morrison. Jaksa Agung Australia, Christian Porter, dipecat dituding memperkosa salah seorang temannya saat ia masih menjadi pelajar pada 1988. Perempuan yang diduga menjadi korban pemerkosaan […]
Dua pejabat tinggi Australia, yaitu menteri pertahanan dan jaksa agung, dicopot dari jabatannya usai kisruh dua skandal pemerkosaan yang disebut-sebut sebagai salah satu guncangan terbesar dalam pemerintahan Perdana Menteri Scott Morrison.
Jaksa Agung Australia, Christian Porter, dipecat dituding memperkosa salah seorang temannya saat ia masih menjadi pelajar pada 1988.
Perempuan yang diduga menjadi korban pemerkosaan Porter itu meninggal dunia pada Juni lalu, dilaporkan karena bunuh diri. Namun, Porter membantah segala tudingan yang diarahkan kepadanya.
Sementara itu, Reynolds dituding melakukan kesalahan dalam penyelidikan dugaan pemerkosaan terhadap seorang staf muda di kantor parlemennya. Dia bahkan menyebut korban tersebut sebagai “sapi pembohong.”
AFP melaporkan bahwa kedua pejabat itu memang sudah tak masuk kantor sejak beberapa waktu belakangan.
Kini, kedua pejabat itu masih akan tetap bekerja di pemerintahan walau dengan jabatan yang tak terlalu signifikan.
Kabar mengenai Porter dan Reynolds ini dianggap sebagai salah satu guncangan paling besar bagi pemerintahan Morrison.
Selama beberapa pekan belakangan, puluhan ribu warga perempuan turun ke jalan untuk menyerukan kesetaraan gender dan penghentian kekerasan seksual.
Setelah dua kasus ini terungkap, muncul pula beberapa tudingan kekerasan seksual lain dari sejumlah staf pemerintahan.
Ketika tekanan publik kian besar, Morrison berupaya meredam kritik dengan menaikkan jabatan sejumlah pejabat perempuan. Ia pun menyebut perpindahan itu menunjukkan “perwakilan perempuan paling kuat dalam kabinet Australia.”
Namun, manuver Morrison ini dianggap tak cukup untuk memenangkan kembali suara rakyat. Survei terbaru Newspoll bahkan menunjukkan tingkat penerimaan publik terhadap Morrison mencapai titik terendah dalam setahun belakangan.
Tingkat penerimaan terhadap Morrison merosot tujuh poin menjadi 55 persen. Sementara itu, tingkat popularitas koalisinya juga kian kalah dari oposisi dengan perbandingan suara 52-48.
-
RILEKS04/04/2026 15:45 WIBLogika Jaksa, Kreativitas Amsal Sitepu Harus Pakai Tenaga Dalam
-
DUNIA04/04/2026 11:15 WIBBreaking News! 3 Prajurit TNI Terluka dalam Ledakan di UNIFIL Lebanon
-
NUSANTARA04/04/2026 06:30 WIBMerapi Semburkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 KM pada Sabtu Dini Hari
-
JABODETABEK04/04/2026 09:30 WIBPemotor Tewas Ditabrak Truk Dinas TNI di Jakbar
-
NASIONAL04/04/2026 10:00 WIBJokowi Bungkam Soal AHY dan Puan Disebut Koordinator Isu Ijazah
-
POLITIK04/04/2026 07:00 WIBSaid Abdullah: Israel Harus Diisolasi Dunia
-
DUNIA04/04/2026 08:00 WIBRusia Kirim Bantuan Minyak Lagi ke Kuba
-
OASE04/04/2026 05:00 WIBSabda Nabi Ini Bongkar Karakter 4 Khalifah Utama

















