Berita
INFOGRAFIS: Laptop Nadiem Dipantau KPK
AKTUALITAS.ID – KPK akan mengawasi program Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim dalam pengadaan laptop dan bantuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk sekolah. KPK berharap pengadaan tersebut disalurkan secara transparan dan akuntabel. “KPK dan tentu aparat penegak hukum lain tetap melakukan pengawasan terkait setiap penggunaan uang negara,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa […]
AKTUALITAS.ID – KPK akan mengawasi program Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim dalam pengadaan laptop dan bantuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk sekolah. KPK berharap pengadaan tersebut disalurkan secara transparan dan akuntabel.
“KPK dan tentu aparat penegak hukum lain tetap melakukan pengawasan terkait setiap penggunaan uang negara,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).
Sebelumnya, Ahmad Sahroni, sebelumnya meminta KPK ikut mengawasi pengadaan laptop pelajar oleh pemerintah.
Menurut dia, pengadaan laptop itu menyorot perhatian publik. padahal, spesifikasi laptop tersebut berjenis Chromebook dengan kisaran harga kurang dari Rp5 juta.
“Buat kami di komisi III, pengadaan apapun yang sifatnya menggunakan anggaran itu harus sangat diperhatikan KPK dalam segala prosesnya. Hal itu tidak lain untuk mengantisipasi potensi korupsi. Apalagi ini jumlahnya kan besar,” kata Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/8/2021).
-
POLITIK08/04/2026 13:00 WIBPengamat: Reshuffle Kabinet Momentum Prabowo Akhiri Fenomena ‘Matahari Kembar’
-
DUNIA08/04/2026 12:00 WIBIsrael Kena Prank? Trump Mendadak Damai dan Tunduk pada 10 Tuntutan Iran
-
NUSANTARA08/04/2026 12:30 WIBWabah Campak di Banten Pecah Hingga Memakan Korban Jiwa
-
NUSANTARA08/04/2026 12:30 WIBTragedi Tengah Malam, 5 Warga Sembahe Tewas Tertimbun Longsor
-
OLAHRAGA08/04/2026 16:00 WIBBAC 2026, Sabar/Reza Berhasil Membuka Langkah ke Babak Selanjutnya
-
OTOTEK08/04/2026 17:30 WIBTruk Ikonik China Percepat Ekspansi di Asia dan Afrika
-
NASIONAL08/04/2026 14:00 WIBSahroni: Vape Merusak Bangsa Jika Tak Dilarang
-
DUNIA08/04/2026 15:00 WIBIntelijen AS Sebut Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Kritis di Qom

















