JABODETABEK
Heboh! Puluhan Warga Tanjungsari Bogor Keracunan Mi Ayam
AKTUALITAS.ID – Sebanyak 48 warga di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi mi ayam. Para warga tersebut sempat menjalani perawatan di klinik dan puskesmas akibat keluhan mual, muntah, dan diare.
Kapolsek Tanjungsari Iptu Eka Sakti mengatakan puluhan warga yang mengalami keluhan kesehatan tersebut tercatat mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan setempat.
“Kalau catatan yang ada di Klinik Al-Fatih itu ada 40 orang yang berobat. Kemudian dari puskesmas tercatat ada 8 orang,” kata Eka Sakti, Rabu (8/4/2026).
Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah jumlah korban lebih banyak, mengingat kemungkinan ada warga yang berobat ke fasilitas kesehatan lain.
“Belum tahu apakah ada yang berobat ke dokter lain atau klinik lain, karena bisa saja mereka mencari tempat berobat lain saat melihat kondisi di klinik penuh,” ujarnya.
Menurut Eka, para warga mulai merasakan gejala sakit perut, mual, muntah, dan diare pada malam hari setelah sebelumnya mengonsumsi mi ayam yang dibagikan pada siang hari.
“Mereka mengaku sakit perut pada malam hari. Siangnya mereka makan mi ayam yang dikirim melalui program MBG. Namun keluhan baru terasa pada malam hingga pagi hari,” jelasnya.
Akibat kondisi tersebut, warga secara bergantian mendatangi klinik dan puskesmas sejak Selasa pagi (7/4) untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban didominasi oleh orang dewasa, terutama perempuan, meski sejumlah anak-anak juga dilaporkan mengalami keluhan serupa. Setelah mendapatkan perawatan, seluruh pasien diketahui telah diperbolehkan pulang.
“Untuk hari ini tadi pagi masih ada yang berobat, tetapi semuanya sudah pulang setelah mendapatkan penanganan,” tambah Eka.
Makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan tersebut diketahui dikirim oleh Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Pasir Tanjung dan disalurkan kepada warga melalui posyandu setempat.
Saat ini, sampel makanan telah dikirim ke laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
“Sudah dikirim sampel makanan dari SPPG ke Labkesda. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” pungkasnya. (Kusuma/Mun)
-
FOTO24/08/2026 11:15 WIBFOTO: Momen Budi Arie Potong Tumpeng Rayakan HUT ke-12 Projo
-
NASIONAL24/08/2026 11:15 WIBSDI Bongkar Jalan Panjang Kedaulatan Indonesia
-
NASIONAL24/08/2026 09:00 WIBIsu Haji Isam Koordinator Karhutla Dibantah Tegas Istana
-
NUSANTARA24/08/2026 08:30 WIB66 Ribu Warga Kalteng Terserang ISPA
-
EKBIS24/08/2026 09:30 WIBIHSG Tembus 6.544 Pagi Ini
-
NASIONAL24/08/2026 10:00 WIBBPS Ungkap Data Desil 290 Juta Warga Indonesia
-
DUNIA24/08/2026 08:00 WIBRp350 Triliun Kapal Induk AS Terancam Rusak
-
EKBIS24/08/2026 11:30 WIBEmas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu

















