Berita
Untuk 284,1 Juta Vaksin Covid-19, Pemerintah Sudah Kucurkan Rp26 T
AKTUALITAS.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pemerintah telah mengucurkan Rp26 triliun untuk pengadaan 284,1 juta dosis vaksin covid-19 gratis. Dana tersebut berasal dari anggaran kesehatan penanganan covid-19. Selain untuk vaksinasi, pemerintah juga telah menggelontorkan anggaran kesehatan untuk membayar klaim perawatan 768,9 ribu pasien covid-19. Realisasi per November mencapai Rp49,6 triliun. Pos kesehatan juga dipakai […]
AKTUALITAS.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pemerintah telah mengucurkan Rp26 triliun untuk pengadaan 284,1 juta dosis vaksin covid-19 gratis. Dana tersebut berasal dari anggaran kesehatan penanganan covid-19.
Selain untuk vaksinasi, pemerintah juga telah menggelontorkan anggaran kesehatan untuk membayar klaim perawatan 768,9 ribu pasien covid-19. Realisasi per November mencapai Rp49,6 triliun.
Pos kesehatan juga dipakai untuk membayar insentif tenaga kesehatan (nakes). Rinciannya untuk insentif nakes pusat realisasi sebesar Rp8,9 triliun untuk 1,3 juta nakes dan Rp6,1 triliun untuk 417,2 ribu nakes.
Selain untuk penanganan covid-19, anggaran kesehatan juga dipakai untuk subsidi PBI JKN kepada 96,5 juta peserta dan kebutuhan lainnya. Sehingga secara total realisasi pos kesehatan mencapai Rp220,4 triliun per 20 November 2021
“Untuk membayar klaim pasien, insentif tenaga kesehatan, dan juga biaya operasi sekolah yang berasal dari Kementerian Agama, karena untuk Kementerian Agama ini masih langsung di pusat,” kata Ani, akrab sapaannya, dalam konferensi pers APBN KITA, Selasa (21/12/2021).
Selain program kesehatan, Ani mengatakan bantuan sosial juga sudah direalisasikan sebesar Rp370,5 triliun. Rincinya untuk belanja K/L sebesar Rp175,9 triliun yang diberikan lewat penyaluran PKH, bantuan kartu sembako, bantuan sosial tunai, sembako PPKM, bantuan produktif usaha mikro, hingga bantuan subsidi upah.
Sedangkan belanja non K/L tercatat senilai Rp175,3 triliun untuk subsidi energi dan non-energi untuk Program Prakerja. Sedangkan Rp19,7 triliun disalurkan melalui pemberian BLT Dana Desa.
“Kita sudah terus melakukan koordinasi dengan seluruh K/L agar belanja pada dua minggu terakhir dapat terealisir. Kalaupun mereka yang tidak mampu maka akan dikembalikan dananya di dalam APBN,” tutup dia.
-
NASIONAL30/01/2026 05:30 WIBGuna Jamin Objektivitas, Kapolresta Sleman di Nonaktifkan
-
NUSANTARA30/01/2026 11:00 WIBSiswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan MBG Masih Jalani Rawat Inap
-
EKBIS29/01/2026 23:30 WIBModernisasi Pabrik PKT Pangkas Harga Pupuk Hingga 20 Persen
-
OASE30/01/2026 05:00 WIBBatas Keharaman Jual Beli Menjelang Shalat Jumat
-
DUNIA30/01/2026 07:30 WIBGarda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris
-
POLITIK30/01/2026 14:00 WIBKetua Komisi II DPR Tak Sepakat Usulan Ambang Batas Parlemen Dihapus
-
POLITIK30/01/2026 12:45 WIBTrump Ancam Iran, Senator RI Ingatkan Indonesia Jaga Politik Bebas Aktif
-
OLAHRAGA30/01/2026 11:30 WIBKans Indonesia Terbuka Lebar di Thailand Masters 2026

















