DUNIA
Enam Petugas UNRWA Tewas akibat Serangan Udara Israel di Gaza
AKTUALITAS.ID – Enam petugas kemanusiaan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pengungsi Palestina (UNRWA) tewas dalam dua serangan udara ke sebuah sekolah dan sekitarnya di Kamp Nuseirat, Jalur Gaza, kata badan tersebut pada Rabu (11/9/2024).
“Enam rekan kami dari UNRWA tewas hari ini ketika dua serangan udara menghantam sebuah sekolah dan sekitarnya di Nuseirat, di wilayah tengah,” kata organisasi PBB itu di media sosial.
“Ini adalah jumlah korban terbanyak dari staf kami dalam satu insiden,” kata UNRWA, menambahkan.
Secara total menurut kantor media pemerintah Gaza, sedikitnya 14 orang tewas dalam serangan itu.
Pada 7 Oktober 2023, Israel mengalami serangan roket yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Jalur Gaza.
Selain itu, para pejuang Hamas menyusup ke daerah perbatasan, menembaki militer dan warga sipil, serta membawa keluar sejumlah orang sebagai sandera.
Otoritas Israel mengatakan sekitar 1.200 orang tewas dalam serangan Hamas tersebut.
Angkatan bersenjata Israel (IDF) meluncurkan Operasi Pedang Besi di Jalur Gaza dan mengumumkan blokade total terhadap wilayah tersebut.
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa jumlah korban jiwa akibat serangan Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu telah melampaui 41.000 orang. (Naufal Fajar Haryanto)
-
POLITIK03/04/2026 14:30 WIBLakukan Kekerasan Kepada Istri dan Anak, Kader Demokrat Dilaporkan
-
OTOTEK02/04/2026 18:30 WIBDua Produk Ban Baru Kendaraan Listrik, Dirilis Michelin
-
OTOTEK02/04/2026 23:30 WIBDengan Warna Baru, New Honda Stylo 160 Lebih Terlihat Premium
-
PAPUA TENGAH03/04/2026 00:30 WIBKodim 1710/Mimika Gelar Sidang Pankar UKP Periode 1 Oktober 2026
-
DUNIA03/04/2026 06:00 WIBGCC Desak DK PBB Lindungi Jalur Maritim Bila Selat Hormuz Ditutup
-
OLAHRAGA02/04/2026 22:00 WIBKelolosan Irak ke Piala Dunia 2026 Jadi Inspirasi
-
NASIONAL02/04/2026 22:30 WIBRumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Digeledah KPK
-
PAPUA TENGAH02/04/2026 21:00 WIBPolisi Sita 164,5 Liter Sopi di Pelabuhan Poumako Saat KM Tatamailau Bersandar

















