OLAHRAGA
GT World Challenge Asia, Mandalika Libatkan 200 Marshal Lokal
AKTUALITAS.ID – Ajang balap mobil GT World Challenge Asia di Sirkuit Pertamina Mandalika pada 1–3 Mei, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan melibatkan 200 marshal lokal di Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Hal ini bentuk kesiapan Indonesia dalam menghadirkan ajang balap berstandar internasional. Tidak hanya dari sisi infrastruktur, kesiapan tercermin dari kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal yang semakin profesional dan kompeten,” kata Direktur Utama MGPA Priandhi Satria di Lombok Tengah, Rabu.
Ia mengatakan ratusan marshal yang seluruhnya berasal dari Nusa Tenggara Barat itu mengambil peran penting dalam mendukung operasional balapan.
Mereka terdiri dari berbagai fungsi strategis, mulai dari Marshal Pitlane (45 orang), Marshal Track (95 orang), Marshal Track Maintenance (10 orang), Chief Marshal (8 orang), Pick Up Bike Marshal (8 orang), Tim Recovery Marshal (23 orang), serta Marshal Cadangan (reserve) yang secara keseluruhan memastikan setiap aspek balapan berjalan aman, tertib, dan sesuai standar internasional.
“Peran marshal menjadi salah satu elemen paling vital dalam penyelenggaraan motorsport,” katanya.
Ia mengatakan mulai dari pengawasan lintasan, penanganan insiden, hingga menjaga keselamatan pembalap dan kru, seluruhnya membutuhkan ketelitian, kecepatan respons, serta koordinasi yang tinggi.
Keterlibatan penuh marshal lokal ini menjadi bukti nyata kesiapan SDM Indonesia dalam mendukung kejuaraan motorsport kelas dunia.
“Keikutsertaan 200 marshal lokal NTB dalam GT World Challenge Asia 2026 menegaskan bahwa Sirkuit Mandalika tidak hanya siap sebagai tuan rumah dari sisi fasilitas, tetapi juga telah didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten, terlatih, dan berpengalaman dalam memenuhi standar keselamatan serta operasional balap internasional,” katanya.
Ia mengatakan seluruh marshal telah melalui proses rekrutmen, pelatihan, dan keterlibatan di berbagai kejuaraan sebelumnya, sehingga mampu menjalankan peran krusial secara profesional.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keterlibatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem motorsport nasional yang berkelanjutan.
“Kami ingin Sirkuit Mandalika tidak hanya dikenal sebagai venue balap kelas dunia, tetapi juga sebagai pusat pengembangan SDM motorsport yang berdaya saing global,” tambahnya.
Keterlibatan marshal lokal secara penuh dalam ajang internasional ini menjadi cerminan peningkatan kapasitas dan profesionalisme SDM daerah.
Dengan sistem kerja yang terstruktur dan berbasis standar internasional, para marshal tidak hanya memastikan kelancaran jalannya balapan, tetapi juga memperkuat posisi Pertamina Mandalika International Circuit di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah sebagai salah satu destinasi unggulan motorsport dunia.
“Ajang GT World Challenge Asia 2026 pun diharapkan tidak hanya menghadirkan kompetisi balap berkelas, tetapi juga meninggalkan legacy dalam bentuk peningkatan kualitas SDM lokal yang mampu bersaing di tingkat internasional,” katanya.
(Ari Wibowo/goeh)
-
JABODETABEK04/11/2026 05:30 WIBBMKG: Sebagian Besar Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Rabu
-
EKBIS04/11/2026 10:30 WIBRupiah Perkasa Lawan Dolar AS Jelang Pemilu Amerika
-
POLITIK04/11/2026 06:00 WIBHabiburokhman Ungkap Dugaan Polisi Minta Rp50 Juta ke Kader Gerindra
-
EKBIS04/11/2026 09:30 WIBIHSG Anjlok Hampir 1,5 Persen
-
NASIONAL04/11/2026 05:00 WIBIJTI Usulkan Udin Bernas Jadi Pahlawan Nasional, Mensos Siapkan Proses Pengusulan
-
NUSANTARA04/11/2026 08:30 WIBBandar Sabu di Morowali Pakai AI untuk Jalankan Bisnis Haram
-
Berita04/11/2026 10:00 WIBMenko Yusril Sebut Kasus Presiden Prabowo Belum Dijerat Makar
-
OASE04/11/2026 05:00 WIBLidah Tak Dijaga? Al-Qur’an Bongkar Hukuman Mengerikan bagi Penggunjing
















