Connect with us

NASIONAL

IJTI Usulkan Udin Bernas Jadi Pahlawan Nasional, Mensos Siapkan Proses Pengusulan

Aktualitas.id -

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengusulkan jurnalis Harian Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin atau yang dikenal sebagai Udin Bernas sebagai pahlawan nasionalkepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Gedung Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

AKTUALITAS.ID – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengusulkan jurnalis Harian Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin atau yang dikenal sebagai Udin Bernas, untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional. Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Gedung Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Wakil Ketua Umum IJTI, Wahyu Triyogo, mengatakan Udin merupakan simbol perjuangan kebebasan pers di Indonesia. Menurut dia, kematian Udin memiliki kaitan erat dengan karya-karya jurnalistik yang dihasilkannya.

“Itu yang menjadi dasar mengapa IJTI punya concern untuk mengusulkan Udin sebagai Pahlawan Nasional melalui Kementerian Sosial. Kalau kemudian Udin mendapatkan gelar, mudah-mudahan bisa menyalakan api di dalam diri kita sebagai jurnalis,” kata Wahyu.

BACA JUGA  Keluarga Cendana Bantah Intervensi dalam Penetapan Gelar Pahlawan Nasional Soeharto

Selain mendorong pemberian gelar Pahlawan Nasional, IJTI juga berharap kasus kematian Udin kembali ditelusuri. Wahyu menilai, pengusutan kasus tersebut penting untuk memastikan keadilan bagi almarhum sekaligus menjaga kebebasan pers.

“Artinya, kalau kemudian hari ditemukan bukti yang kuat, maka kasus ini bisa dibuka kembali dan diajukan ke pengadilan,” ujarnya.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan, Kementerian Sosial akan mempelajari kelengkapan persyaratan sebelum meneruskannya kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

“Jika memenuhi syarat, kita teruskan ke Dewan Gelar yang diketuai oleh Pak Fadli Zon. Untuk itu, tentu usulan-usulan yang sudah masuk, baik dari daerah maupun dari IJTI, akan kita pelajari lebih lanjut,” kata Gus Ipul.

BACA JUGA  Mensos Gus Ipul: Siswa Sekolah Rakyat Kini Lebih Percaya Diri

Gus Ipul menjelaskan, Kemensos sebelumnya telah mengirimkan sejumlah nama calon Pahlawan Nasional kepada Dewan Gelar untuk diteliti sebelum diproses lebih lanjut hingga ke Presiden.

Menurut dia, terdapat 10 usulan baru yang telah disampaikan. Sementara itu, usulan dari tahun-tahun sebelumnya yang masih dalam proses berjumlah 30 nama.

Khusus usulan terhadap Udin Bernas, Gus Ipul menyebut berkasnya baru diterima pada hari tersebut. Sebelumnya, usulan serupa juga pernah masuk, tetapi masih membutuhkan sejumlah dokumen dan kelengkapan persyaratan.

“Dan khusus untuk Udin almarhum ini, ini baru masuk hari ini. Sebelumnya juga sudah, tapi masih perlu kelengkapan-kelengkapannya yang belum sepenuhnya bisa kita lengkapi. Jadi kita masih perlu waktu untuk bisa melengkapi berbagai hal yang terkait dengan pengusulan almarhum Udin Bernas ini,” ujarnya.

BACA JUGA  84 Persen Warga Setuju Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, INSS: Publik Kini Lebih Objektif

Gus Ipul belum merinci nama-nama calon Pahlawan Nasional yang telah diserahkan kepada Dewan Gelar. Dia mengatakan informasi tersebut akan disampaikan lebih lanjut.

“Yang kita usulkan yang baru 10. Sementara yang tersisa dari tahun-tahun sebelumnya ada 30,” kata Gus Ipul.

TRENDING