DUNIA
Diduga Bawa ‘Dolar Hitam’, Seorang WNI Ditangkap di AS
AKTUALITAS.ID – Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial TTH ditangkap oleh petugas Customs and Border Protection (CBP) di Dulles International Airport, Virginia, pada Rabu (30/10/2024). Penangkapan ini terjadi karena TTH membawa uang tunai sebesar USD 28.500 yang diduga terkait dengan skema penipuan ‘black money’ atau ‘dolar hitam’.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) telah mengonfirmasi penangkapan tersebut. Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, menyatakan bahwa KBRI Washington DC telah berkomunikasi dengan CBP dan menerima informasi bahwa kasus ini kini diserahkan kepada Kepolisian Metropolitan Washington Airports Authority (MWAA) untuk penyelidikan lebih lanjut.
“KBRI berkomitmen untuk terus memantau proses investigasi dan memberikan pendampingan hukum bagi TTH untuk memastikan hak-haknya sebagai warga negara terpenuhi sesuai dengan hukum yang berlaku di AS,” ujar Judha dalam pernyataannya.
Diketahui, skema ‘black money’ merupakan tindak kriminal yang bertujuan untuk menghindari deteksi oleh otoritas bea cukai dengan cara memodifikasi kertas agar tampak dan terasa seperti uang asli. Jika terbukti bersalah, TTH dapat menghadapi tuntutan serius terkait kejahatan pemalsuan. Saat ini, KBRI masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut dari pihak berwenang. (Damar Ramadhan)
-
DUNIA07/05/2026 08:00 WIBRibuan Tentara Israel Disebut Alami Gangguan Mental
-
NASIONAL07/05/2026 14:00 WIBDensus 88 Tangkap 8 Teroris di Poso & Parigi
-
EKBIS07/05/2026 14:38 WIBMenguji Kepastian Hukum: 14 Tahun Perjuangan 18 Investor Condotel, Putusan MA Menang Namun Eksekusi Masih Terhalang
-
NASIONAL07/05/2026 07:00 WIBEddy Soeparno: Sampah Harus Diubah Jadi Energi Bersih
-
JABODETABEK07/05/2026 08:30 WIBWarga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob Mei 2026
-
POLITIK07/05/2026 06:00 WIBKPP DEM dan Bawaslu Bongkar Bahaya Politik Uang
-
NUSANTARA07/05/2026 06:30 WIB16 Penumpang Bus ALS Meninggal di TKP
-
NASIONAL07/05/2026 10:00 WIBPKS Desak Transparansi Harga BBM demi Lindungi Rakyat