DUNIA
Paus Fransiskus Desak PBB Selidiki Dugaan Genosida Israel di Gaza
AKTUALITAS.ID – Untuk pertama kalinya, Paus Fransiskus secara tegas mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menyelidiki dugaan genosida yang dilakukan oleh Israel di Jalur Gaza. Pernyataan ini merespons agresi Israel yang telah berlangsung sejak 7 Oktober 2023 dan menewaskan lebih dari 43 ribu warga Palestina.
“Menurut beberapa ahli, apa yang terjadi di Gaza memiliki ciri-ciri genosida,” ujar Paus Fransiskus dalam wawancara yang diterbitkan surat kabar Italia La Stampa pada Minggu (17/11/2024). “Penyelidikan mendalam diperlukan untuk memastikan apakah hal ini sesuai dengan definisi genosida yang dirumuskan para ahli hukum dan badan internasional.”
Respons Israel
Duta Besar Israel untuk Vatikan, Yaron Sideman, membantah tudingan tersebut. Ia menyatakan bahwa tindakan Israel adalah bentuk pembelaan diri terhadap serangan Hamas pada 7 Oktober.
“Terjadi pembantaian genosida pada 7 Oktober terhadap warga Israel. Sejak itu, Israel menjalankan haknya untuk mempertahankan diri,” kata Sideman melalui akun media sosialnya.
Ia menambahkan bahwa menyebut tindakan Israel sebagai genosida sama dengan “menargetkan keberadaan Negara Yahudi.”
Laporan PBB
Meski demikian, PBB telah mengeluarkan laporan yang menyatakan bahwa tindakan Israel di Gaza memenuhi kriteria genosida. Komite Khusus PBB menyoroti kebijakan Israel yang dianggap merampas kebutuhan dasar warga Gaza, seperti makanan, air, dan bahan bakar, sehingga menciptakan bencana kelaparan yang meluas.
“Sejak awal perang, pejabat Israel secara terbuka mendukung kebijakan yang merampas kebutuhan pokok warga Palestina untuk bertahan hidup,” tulis laporan tersebut.
Laporan ini dijadwalkan akan dipresentasikan dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-79 hari ini, Senin (18/11/2024), di New York.
Langkah Selanjutnya
Permintaan Paus Fransiskus diperkirakan akan meningkatkan tekanan internasional terhadap Israel untuk menghentikan agresinya. Desakan Vatikan ini juga mengundang perhatian dunia terhadap kebutuhan mendesak akan penyelesaian konflik yang adil dan damai di Timur Tengah. (Yan Kusuma)
-
NASIONAL18/03/2026 00:31 WIBKapolri Resmikan Masjid Al-Adzim Polda Riau, Perkuat Community Policing Lewat Satgas PHK dan Ojol
-
JABODETABEK18/03/2026 12:30 WIBPolisi: Tidak Ada One Way Penuh di Jalur Puncak hingga Lebaran
-
OASE18/03/2026 05:00 WIBSurah Al-Mutaffifin Ingatkan Pedagang tentang Hari Pembalasan
-
NASIONAL18/03/2026 13:00 WIBKemenhub: Tak Ada Penghentian Penerbangan Internasional
-
NASIONAL18/03/2026 14:00 WIBMUI Imbau Umat Tunggu Penetapan Lebaran Resmi
-
NASIONAL18/03/2026 10:00 WIBBantah Isu Liar, TNI Selidiki Dugaan Prajurit Terlibat Kasus Air Keras KontraS
-
EKBIS18/03/2026 10:30 WIBRupiah Naik 0,25% ke Rp16.955 per Dolar AS
-
EKBIS18/03/2026 11:34 WIBHarga Emas Antam Naik ke Rp2,996 Juta per Gram

















