NASIONAL
Rencana Kirim Pasukan ke Gaza, DPR Beri Syarat Ketat: Wajib Mandat PBB
AKTUALITAS.ID – Rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza, Palestina, mendapat sorotan dari Komisi I DPR RI. Anggota Komisi I, Syamsu Rizal, menegaskan bahwa keterlibatan personel TNI harus difokuskan pada misi kemanusiaan, khususnya bidang medis dan Zeni Tempur (Zipur), bukan dalam kapasitas tempur.
Syamsu Rizal yang akrab disapa Daeng Ical menyebut satu brigade pasukan TNI telah menjalani pelatihan untuk menjadi bagian dari International Stabilization Force (ISF) di Gaza. Namun, ia menekankan pentingnya kejelasan mandat sebelum keberangkatan.
“Komisi I sudah mensyaratkan agar sebelum pengiriman dipastikan tugasnya secara rinci. Harus ada garis batas (crossline) yang jelas, termasuk wilayah dan segmen tugas. Rekomendasi kami hanya membantu di bidang medis dan Zipur atau rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Politisi PKB tersebut juga meminta Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait tujuan Indonesia bergabung dalam Board of Peace serta pelaksanaan Resolusi 2803 dan 20 poin piagam yang menjadi dasar misi tersebut.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami alasan Indonesia masuk dalam mekanisme internasional tersebut. Ia juga menegaskan bahwa keberangkatan pasukan harus berdasarkan mandat resmi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, bukan kepentingan pihak tertentu.
Syamsu Rizal mengingatkan agar pasukan TNI tetap bersikap netral dan tidak menjadi bagian dari kepentingan pihak yang bertikai. Prinsip politik luar negeri bebas aktif Indonesia harus menjadi landasan utama.
“Kalau bertentangan dengan prinsip bebas aktif dan sikap Indonesia terhadap Palestina, maka tidak perlu dikirim. Presiden juga sudah menegaskan jika bertentangan, kita bisa keluar,” tegasnya.
Ia menilai keterlibatan dalam Board of Peace merupakan salah satu jalur internasional yang memungkinkan Indonesia tetap konsisten dalam mendukung kemerdekaan Palestina melalui mekanisme yang sah dan diakui dunia internasional.
Isu pengiriman TNI ke Gaza kini menjadi perhatian publik, terutama terkait mandat, netralitas, serta fokus misi kemanusiaan yang akan dijalankan Indonesia. (Bowo/Mun)
-
RIAU10/04/2026 07:00 WIBDiduga Dibunuh, Sorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bengkalis
-
JABODETABEK10/04/2026 06:00 WIBSIM Keliling Jumat di Lima Lokasi Jakarta
-
OLAHRAGA10/04/2026 08:00 WIBPiala Dunia 2026, Bakal Dipimpin 52 Wasit Utama
-
RAGAM10/04/2026 10:30 WIBMinum Kopi Telur Khas Vietnam, Ini Dampak Yang Timbul
-
RIAU10/04/2026 12:00 WIBBongkar Dua Aksi Sekaligus, Soliditas Sinergi Personel Lanud RSN–Avsec Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu
-
FOTO10/04/2026 18:35 WIBFOTO: Momen Pesawat Kepresidenan Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle
-
OTOTEK10/04/2026 11:30 WIBIni Bedanya Biaya Penggunaan Mobil Listrik dan Konvensional
-
OLAHRAGA10/04/2026 13:00 WIBIPSI: Mayoritas Anggota Inginkan Prabowo Jadi Ketua Umum

















