RIAU
Kolaborasi LAMR dan Polbeng Perkuat Pelestarian Budaya Permainan Rakyat
AKTUALITAS.ID – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis menerima kunjungan mahasiswa Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) di Balai Adat LAMR Bengkalis. Kunjungan tersebut difokuskan pada kajian budaya permainan rakyat sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya dan kearifan lokal masyarakat Melayu Bengkalis.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan dalam mata kuliah MKWK. Melalui program tersebut, mahasiswa didorong untuk mengenali, mendokumentasikan, dan mengkaji nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat agar tetap terjaga di tengah perkembangan teknologi dan modernisasi.
Rombongan mahasiswa disambut oleh jajaran pengurus LAMR Bengkalis, di antaranya Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Bengkalis Dt. Defitri Akbar, Sekretaris Dewan Pimpinan Harian (DPH) Dt. Khairul Saleh, Bidang Pelestarian dan Pembinaan Seni Melayu Dt. Irmanyah, serta Bidang Pelestarian Adat dan Nilai Budaya Dt. Ariyansyah Putra.
Mewakili mahasiswa, Almin dari Program Studi Teknik Mesin Produksi dan Perawatan menjelaskan tujuan kunjungan tersebut untuk menggali makna yang terkandung dalam permainan rakyat yang pernah berkembang di Bengkalis.
“Kami ingin mengetahui secara mendalam filosofi yang terkandung dalam berbagai permainan rakyat yang pernah hidup dan berkembang di tengah masyarakat Bengkalis, serta nilai edukatif, sosial, dan makna kebersamaannya. Nantinya, kami juga berencana mengadakan kegiatan pengenalan agar permainan tradisional ini tidak hilang ditelan zaman,” kata Almin.
Dosen Pembimbing MKWK sekaligus pengurus LAMR Bengkalis, Khairul Saleh, menjelaskan pendekatan pembelajaran berbasis proyek memungkinkan mahasiswa dari berbagai program studi bekerja bersama dalam mengkaji persoalan sosial dan budaya yang ada di masyarakat.
“Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dikelompokkan bersama untuk mengkaji dan menyelesaikan isu sosial maupun budaya sehingga nilai-nilai Pancasila, kewarganegaraan, dan wawasan budaya dapat dipraktikkan langsung di lingkungan masyarakat,” ujarnya, Jumat (5/6/2026)
Menurut Khairul, pada semester ini terdapat empat fokus proyek yang dijalankan mahasiswa, yakni digitalisasi UMKM dan destinasi wisata Pulau Bengkalis, program podcast Akademika Bicara, Parade Budaya Nusantara, serta pameran permainan rakyat yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal.
Dalam sesi diskusi, Dt. Ariyansyah Putra menjelaskan permainan rakyat di kawasan pesisir Bengkalis pada masa lalu menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat dan sarana pembentukan karakter anak.
Permainan seperti gasing, engklek, galah panjang, congkak, benteng, layang-layang, hingga sorok-sorokan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengajarkan ketangkasan, strategi, kesabaran, kerja sama, serta kemampuan bersosialisasi.
Ketua MKA LAMR Bengkalis, Dt. Defitri Akbar, mengapresiasi inisiatif mahasiswa Polbeng yang mengangkat permainan rakyat sebagai bahan kajian akademik. Ia berharap hasil penelitian dan dokumentasi yang dilakukan dapat menjadi referensi edukasi bagi generasi muda.
“Hasil kajian ini diharapkan dapat didokumentasikan dengan baik, dipublikasikan, serta menjadi bahan edukasi bagi generasi muda agar permainan rakyat tetap lestari sebagai identitas budaya Melayu di Kabupaten Bengkalis,” kata Defitri.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan kekayaan budaya daerah di Kabupaten Bengkalis. (Apri)
-
NASIONAL05/06/2026 15:00 WIBKejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam Kasus MBG
-
EKBIS05/06/2026 11:30 WIBHarga Minyak Anjlok Usai Trump Pilih Damai
-
JABODETABEK05/06/2026 13:30 WIBPria ODGJ Ngamuk Bacok Tetangga di Bogor
-
NASIONAL05/06/2026 15:29 WIBPengamat Pertanyakan Pelibatan TNI/Polri dalam KDMP: Siapa yang Bisa Audit?
-
EKBIS05/06/2026 12:30 WIBEmas Antam Melonjak Rp11.000 Hari Ini
-
NUSANTARA06/06/2026 06:30 WIBBanjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Ratusan Rumah di Medan
-
DUNIA05/06/2026 12:00 WIBPrajurit PBB UNIFIL Tewas Dihantam Mortir di Lebanon
-
EKBIS05/06/2026 16:00 WIBPengamat: Pelemahan Rupiah Bukan Faktor Musiman

















